URI URI

Sabtu 01 Aug 2026 - 18:17 WIB
Reporter : Tommi Robeta
Editor : Tommi Robeta

Dalam dokumen tender disertakan target capaian dan besarnya anggaran yang akan diberikan oleh negara. Kalau tidak ada lembaga pendidikan tinggi yang ikut tender barulah pemerintah melaksanakan sendiri.

Tender serupa juga bisa dilaksanakan kalau pemerintah tertarik untuk membuat universitas riset. Tentukan riset apa saja yang dianggap prioritas untuk kemajuan bangsa ke depan. Targetnya seperti apa. Biaya yang disiapkan APBN berapa. Maka akan terwujud cepat keinginan untuk memiliki universitas riset.

Sekarang ini prioritas universitas adalah "sebanyak-banyaknya dapat mahasiswa baru". Terutama sejak pemerintah mengurangi anggaran. Mau tidak mau universitas mengandalkan pendapatan dari mahsiswa. Mulailah PTNBH jadi semacam "vacum cleaner": menyedot sebanyak mungkin calon mahasiswa. Akibatnya: perguruan tinggi swasta menjerit-jerit.

BACA JUGA:STKIP Muhammadiyah Pagar Alam Dukung Program Sultan Muda Sumsel

Maka keinginan untuk memiliki universitas riset pun kian jauh.

Saya sendiri sulit menilai mana yang lebih prioritas: universitas riset atau Universitas Republik Indonesia --yang singkatannya bisa saja sama. (Dahlan Iskan)

Kategori :