Google Advertisement Below

Bentuk Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

WISUDA SANTRI: Mengambil tempat di Gedung Serbaguna SDN 74 Kota Pagar Alam, Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha hadiri Wisuda ke-XXXII Santri TKA/TPA/TPQ dan Wisuda Tahfidz ke-III LPPTKA-BKPRMI Kota Pagar Alam Tahun 2026.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam memperkuat komitmen, dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki landasan iman dan akhlak sejak usia dini.

Komitmen tersebut terlihat dari kehadiran Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, pada acara Wisuda ke-XXXII Santri TKA/TPA/TPQ dan Wisuda Tahfidz ke-III LPPTKA-BKPRMI Kota Pagar Alam Tahun 2026, yang berlangsung di Gedung Serbaguna SD Negeri 74 Gunung Gare, Selasa (25/8).

Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai prosesi tersebut. Sebanyak 240 santri resmi diwisuda, terdiri dari 215 santri TPQ dan 25 santri Tahfidz Al-Qur’an.

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para santri setelah menyelesaikan tahapan pendidikan dan pembelajaran Al-Qur’an. 

BACA JUGA:Networking Rebahan

Namun, bagi Pemkot Pagar Alam, pencapaian tersebut bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bagian dari investasi jangka panjang, dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter.

Dalam sambutannya, Wawako Hj. Bertha memberikan apresiasi kepada para orang tua, ustadz dan ustadzah, serta jajaran pengurus BKPRMI yang telah bersama-sama mendampingi dan membimbing para santri hingga mencapai tahap tersebut.

“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi yang luar biasa. Ada ayah dan ibu yang mengantarkan, ada ustadz dan ustadzah yang sabar mengajar, ada waktu yang diluangkan untuk mengaji, dan ada kesungguhan Ananda dalam belajar.

Karena itu, mari kita syukuri keberhasilan ini dengan meningkatkan semangat untuk menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ujar Hj. Bertha.

BACA JUGA:Dukung Penuh Penanganan Karhutla

Menurutnya, pembinaan keagamaan dan pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun kualitas SDM Kota Pagar Alam. Pembangunan daerah, kata dia, tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur seperti jalan, gedung dan fasilitas umum.

Lebih dari itu, pembangunan harus diiringi dengan pembentukan manusia yang memiliki iman, ilmu dan akhlak, yang prosesnya dimulai sejak lingkungan keluarga dan pendidikan usia dini.

“Pembangunan bukan hanya membangun jalan, gedung dan fasilitas umum. Kita juga harus membangun manusianya, dimulai dari iman, ilmu, akhlak, keluarga dan pendidikan sejak usia dini,” tegasnya.

Hj. Bertha juga memberikan pesan khusus kepada para orang tua agar tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak kepada sekolah maupun lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google