In Five

Senin 15 Jun 2026 - 16:06 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

BACA JUGA:Wamen Ossy Soroti Progres KSPEAN Papua Selatan, Perkuat Arah Pembangunan Nasional

Di saat di sekitar ring basket Knicks kosong, Fox dapat bola. Jalan menuju ring milik Knicks pun lapang. Fox melihat itu sebagai peluang sangat besar untuk cetak dua point.

Memang Spurs sudah menang satu angka tapi jiwa pejuang Fox mengatakan harus menang tiga angka. Kesempatan ada. Peluang sangat besar.

Maka Fox berlari kencang ke arah ring lawan. Ia pun langsung melakukan layup dengan sangat baik. Bola pasti akan masuk.

Tapi tidak!

Di saat bola sudah menempel di ring datanglah pemain belakang Knicks, Anunoby. Tinggi badannya yang 2,01 meter, jangkauan tangannya yang panjang, tiba-tiba bisa menepis bola yang sudah di bibir ring itu.

BACA JUGA:Review Kawasaki Brusky 125 2026: Motor Bebek Sport yang Mulai Dilirik, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya!

Spurs pun gagal menang tiga angka. Bahkan gagal menang sama sekali. Dalam hitungan detik yang tersisa Knicks berhasil menambah dua angka. Posisi pun terbalik menjadi 107-106 untuk Knicks.

New York pesta.

Piala Dunia sepak bola tidak penting lagi. Yang ditunggu adalah pertandingan kelima. Di New York pula. Kalau yang ke lima menang tidak perlu lagi ada pertandingan keenam dan ketujuh. Knicks juara ''in five''.

Kenapa cucu Pak Iskan bisa memperhitungkan faktor Fox yang membuat Knicks juara? Kelihatannya hanya semata ia punya sentimen pribadi: tahun lalu Fox meninggalkan Sacramento Kings, pindah ke Spurs.

BACA JUGA:Review Kawasaki Brusky 125 2026: Motor Bebek Sport yang Mulai Dilirik, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya!

Nama Anunoby pun jadi pahlawan di New York. Bagaimana Anunoby bisa lari secepat itu dan sempat menepis bola Fox yang sudah nyaris masuk.

Nama lengkapnya OG Anunoby. Ogugua Anunoby. Ia lahir di London. Pernah ikut tim NBA Toronto lalu pindah ke Knicks.

Nama Anunoby kini mulai disejajarkan dengan Draymond Green, bintang belakang klub Warrior, California, juara NBA tujuh kali. Tentu belum sejajar. Green, kini 37 tahun, adalah legenda.

Karena itu ketika Green nonton pertandingan Piala Dunia di stadion Los Angeles kamera sering me-zoom wajahnya. Hari itu tim sepak bola Amerika menang telak lawan Paraguay: 4-1.

Kategori :

Terkait

Selasa 16 Jun 2026 - 17:27 WIB

Anda Menang

Senin 15 Jun 2026 - 16:06 WIB

In Five

Minggu 14 Jun 2026 - 18:03 WIB

Sel Janin