Guncangan Transisi

Kamis 14 May 2026 - 12:21 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

BACA JUGA:Dominasi Tanpa Batas: Mengulas ASUS ROG Strix G16, Laptop Gaming Impian Para Pro-Player!

Itulah yang kemudian memunculkan apa yang disebut iklim investasi yang kurang kondusif.

Skala bisnis pertambangan nikel sampai ada yang dipotong sebesar 70 persen. Ada yang tahun lalu bisa menambang 100, tahun ini hanya boleh 30. Di batubara kurang lebih sama. Betapa anjloknya bisnis mereka.

Yang juga mereka keluhkan adalah: tersumbatnya saluran ke jalur-jalur formal. Akibatnya mereka menyelesaikan masalah lewat pihak ketiga –dan itu menimbulkan tambahan biaya yang besar.

Di lain pihak kucuran ''Dana Purbaya'' ke perbankan belum mengucur lancar ke usaha kecil di bawah.

BACA JUGA:Jawara Baru Kelas Entry: Redmi 13C Hadir dengan Layar 90Hz dan Desain Elegan

Bahan pokok MBG masih banyak dibeli dari perusahaan besar, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masih ancang-ancang untuk berlari.

Kasarnya: yang besar-besar sudah mulai kecewa; yang kecil-kecil belum menyambut gembira.

Mungkin itu memang ciri-ciri masa transisi. Tinggal kuat-kuatan. Apakah pemerintah kuat menghadapi guncangan-guncangan sampai ekonomi kelas bawah bisa mengambil alih kekuatan ekonomi nasional.

Presiden Prabowo punya keterbatasan waktu –termasuk untuk membuat kita tetap tabah menghadapi guncangan transisi, apalagi kalau guncangannya kian kuat dan kian lama. 

 

Kategori :

Terkait

Selasa 01 Sep 2026 - 17:55 WIB

Ahli Uang

Senin 31 Aug 2026 - 15:07 WIB

Akal Sehat

Minggu 30 Aug 2026 - 18:01 WIB

Aset Berharga

Sabtu 29 Aug 2026 - 16:40 WIB

Rampas Aset

Jumat 28 Aug 2026 - 16:14 WIB

La Hua