BACA JUGA:Infinix GT 20 di 2026: HP Gaming 2 Jutaan Paling Dicari yang Masih Bisa Libas Game Berat!
Ketika pembahsan sampai ke Nusantara, begitu banyak nama yang disebut Al Makin. Yang paling ia tonjolkan adalah Sutan Takdir Alisjahbana dengan polemik Manikebu-nya. Anda sudah tahu apa itu Manikebu --singkatan Manifes Kebudayaan.
Menurut Al Makin, polemik kebudayaan Manikebu di tahun 1963-1964 itulah polemik terbaik. Pun sampai sekarang. Belum ada benturan pemikiran yang lebih bermutu dari polemik Manikebu.
Polemik Manikebu begitu serunya sampai presiden Soekarno melarangnya.
Maka saya bertanya kepada Prof Al Makin: mengapa nama Goenawan Mohamad tidak dimuat di buku Dari Athena Sampai Nusantara. Demikian juga nama Rocky Gerung. Tidak ada. Padahal GM adalah salah satu tokoh yang ikut berpolemik di Manikebu.
Termasuk juga penyair terkemuka Taufiq Ismail --yang baru saja meninggal dunia pekan lalu. Di pihak Sutan Takdir juga ada kritikus sastra HB Jassin. Lawan polemik mereka adalah budayawan dari Lekra --underbow-nya PKI.
"GM dan Rocky Gerung kan masih hidup. Yang masih hidup saya tunda," jawab Al Makin. "Semua yang saya sebut kan sudah meninggal," tambahnya.
Saya juga mengajukan satu keberatan. Al Makin menyebut Bung Karno sebagai pemikir yang lengkap. Padahal di bidang pemikiran ekonomi, Bung Karno terlihat sangat lemah. Di akhir masa kepresidenannya ekonomi Indonesia runtuh.
Kuatnya tradisi pemikiran di bidang filsafat itulah yang membuat Iran istimewa. Kenapa pemikiran filsafat negara Islam yang lain tidak sekuat Iran?
BACA JUGA:Poco X6 Pro 2026: Sang Legenda Performa yang Masih Belum Terkalahkan di Kelas Menengah!
"Kita kan sunni," ujar Al Makin. "Iran kan syi'ah," katanya.
Di negara-negara Islam yang alirannya sunni, ilmu filsafat berhenti. Tidak ada lagi filsafat. Yakni sejak Imam Al Ghazali menerbitkan buku Ihya Ulumuddin. Itulah kitab yang paling diunggulkan di kalangan sunni.
Di bukunya itu Al Makin berani menyebut bahwa Imam Ghazali bukanlah filsuf. Padahal di semua lembaga pendidikan Islam di Indonesia mengajarkan Al Ghazali adalah filsuf besar. Terbesar yang lahir dari dunia Islam.
"Imam Al Ghazali itu teolog. Bukan filsuf," ujar Al Makin.
BACA JUGA:Gak Ada Lawan! 4 HP Redmi Note Termurah April 2026: Spek Gahar Mulai 2 Jutaan, Baterai Awet 2 Hari