Carilah Muka

Minggu 29 Mar 2026 - 17:38 WIB
Reporter : Edi
Editor : Edi

"Berapa hari di Mukalla?"

BACA JUGA:Cicilan Mulai 3 Jutaan! Simak Simulasi Kredit Isuzu Panther Mini 2026: DP Ringan, Mudik Lebaran Jadi Mewah

"Besok operasi. Satu minggu lagi kontrol. Lalu kembali ke Tarim".

"Tinggal di mana selama di Mukalla?"

"Di tempat teman dari Indonesia".

Noah pun berhenti. Di tengah padang gunung yang gersang. Ada masjid kecil di pinggir jalan itu. Masjid yang seperti dikitari debu.

BACA JUGA:Mengulik Toyota FJ Cruiser Bekas, SUV Legendaris untuk Petualangan

Kami semua turun dari mobil. Ke toilet yang berdebu. Lalu masuk masjid. Tidak ada karpet di lantainya. Hanya ada keramik. Debunya terlihat tebal di atas keramik itu.

Awalnya saya agak ragu salat di lantai berdebu seperti itu. Ada rasa jijik. Masak dahi ini harus menempel ke debu itu.

Sudah terlalu lama biasa salat di masjid ber-AC  dan berkarpet tebal di Indonesia. Jijiknya  bukan main.

Apalagi kaki yang basah oleh air wudu harus menginjak debu di lantai masjid. Muncul jejak-jejak telapak di lantai.

BACA JUGA:Suzuki Siapkan Burgman Terbaru, Ini Bocoran Teaser Resminya

Setelah termangu sejenak saya ingat: inti salat adalah merendahkan hati serendah-rendahnya.

Itulah mengapa harus rela menaruh muka yang sering dipakai cari muka ini ke tempat terendah di atas bumi: lantai.

Tanah. Debu adalah tanah. Ke lantai berdebu itulah wajah basah ini kusujudkan. "Rasakan," kata saya dalam hati kepada diri sendiri: "carilah muka di situ," kata saya lagi. "Tidak ada lagi tempat mendongakkan kesombongan di situ."

Di situ, di lantai berdebu itu, sujud justru perlu lebih berlama-lama.(Dahlan Iskan)

Kategori :

Terkait

Sabtu 25 Jul 2026 - 13:14 WIB

Satpam MBG

Jumat 24 Jul 2026 - 17:11 WIB

Anak Telur

Kamis 23 Jul 2026 - 15:07 WIB

Sakit Jantung

Rabu 22 Jul 2026 - 16:21 WIB

Dua Menit

Selasa 21 Jul 2026 - 16:37 WIB

Burger Tempe