XCMG Mlilir

Selasa 17 Mar 2026 - 16:01 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Waktu saya menjadi sesuatu, saya ke pabriknya. Saya curhat kepadanya: sulit cari alat pertanian produksi dalam negeri. Misalnya mesin panen padi. Lebih sulit lagi mesin tanam padi.

Akhirnya Agus Imron mampu membuatnya. Saya pun minta diuji coba di sawah. Saya berencana BUMN pupuk membelinya beberapa buah. Untuk diberikan ke kelompok tani.

Sekalian mendukung pengembangan industri dalam negeri. Harapan saya begitu tinggi pada Agus: bisa jadi raksasa produsen alat pertanian.

Setelah saya expired, saya dengar Agus melakukan ekspansi besar-besaran. Ambil kredit bank. Menambah peralatan yang lebih baru dan besar.

"Saya dapat pesanan besar langsung dari bapak Presiden Jokowi," katanya di media. Kalau tidak salah ingat: 200 mesin panen dan mesin tanam padi.

Berapa tahun kemudian saya baca berita: Agus marah-marah di media. Pesanan presiden itu tidak jadi. Agus telanjur ekspansi. Kreditnya macet. Perusahaannya pun bangkrut. Saya tidak sampai hati untuk menengoknya. 

Beberapa tahun kemudian, ketika marahnya sudah reda, saya kirim WA kepadanya: harus bangkit lagi. "Bedanya pengusaha dan orang biasa adalah ini: pengusaha itu ketika jatuh selalu berusaha bangkit". 

Saya cemburu XCMG di Xuzhou. Fisik saya di sana, hati saya di Mlilir. 

 

Kategori :

Terkait

Rabu 22 Jul 2026 - 16:21 WIB

Dua Menit

Selasa 21 Jul 2026 - 16:37 WIB

Burger Tempe

Senin 20 Jul 2026 - 18:13 WIB

Bumi Hangus

Minggu 19 Jul 2026 - 15:56 WIB

Paket Roaming

Sabtu 18 Jul 2026 - 14:42 WIB

Isi Dompet