Pati Madiun

Rabu 21 Jan 2026 - 17:09 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Pati Madiun

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Yang terjadi di Nganjuk terjadi lagi di Ponorogo. Bupati Nganjuk ditangkap KPK karena untuk jadi pejabat harus bayar ke bupati.

Ternyata tahun lalu terjadi lagi: di Ponorogo. Bupati Ponorogo ditangkap KPK. Tahun ini masih pula terjadi di Pati. Bupati Pati ditangkap KPK di persoalan yang sama.

BACA JUGA:Pilih Pengabdian atau Keutuhan Keluarga

Apa kesimpulan Anda?

Saya pusing. Tidak bisa menyimpulkan.

Begitu gelapnya mata pelakunya –apalagi hatinya.

Katakanlah tidak takut Tuhan dengan neraka-Nya. Tapi dari mana datangnya perasaan bahwa yang seperti itu tidak akan ketahuan? Bukankah transaksi seperti itu melibatkan lebih dari tiga orang? Kenapa tidak punya perasaan bahwa transaksi seperti itu pasti bocor?

BACA JUGA:Point 100

Atau sudah begitu umumnya praktik seperti itu sehingga merasa ''yang lain juga melakukan kok''. ''Yang membayar juga mau kok''.

Lebih-lebih Bupati Pati. Luar biasa pemberaninya. Rasanya ingatan publik masih segar: ia sampai menjalani proses pemakzulan. Saking marahnya rakyat di sana.

Orang normal akan bersikap lebih hati-hati. Jabatannya bisa slamet saja seharusnya sudah bersyukur. Tapi mengapa begitu gelap pikiran.

Memang mereka bertiga sedang apes saja. Mereka tahu banyak koleganya melakukan hal yang sama. Toh selamat. Atau mereka begitu pede-nya: mengira semua anak buah takut semua kepada mereka.

BACA JUGA:Anomali Iran

Kategori :

Terkait

Rabu 21 Jan 2026 - 17:09 WIB

Pati Madiun

Selasa 20 Jan 2026 - 17:56 WIB

Point 100

Selasa 20 Jan 2026 - 17:51 WIB

KPK Sita Duit Miliaran Rupiah

Senin 19 Jan 2026 - 17:22 WIB

Rambo Batman

Minggu 18 Jan 2026 - 17:15 WIB

Omon Kenyataan