Air Jernih

Rabu 19 Nov 2025 - 17:35 WIB
Reporter : Dep
Editor : Dep

"Pasien kanker yang ke klinik saya biasanya kan sudah stadium lanjut. Kankernya bukan lagi baru 1 atau 2 cm.

Sudah ada yang 5 cm. Bahkan 10 cm," ujar Karina. "Itu belum termasuk sel kanker yang sudah beredar di darah," tambahnyi.

Karina terus mengamati pasien-pasiennyi. "Selalu saja ada temuan di klinik saya, kian banyak jumlah sel yang dimasukkan kian baik hasilnya," katanyi.

Cerita ''pertempuran sel'' itu tidak akan terungkap kalau saya tidak bertanya kepadanya: "apakah tidak berbahaya memasukkan begitu banyak sel ke tubuh manusia".

BACA JUGA:Bentuk Pos Bantuan Hukum Terbanyak

Karina mengatakan bahwa dia juga berpikir begitu.

Tapi keraguannyi hilang ketika menyadari 1 cm2 kanker saja mengandung 1 miliar sel kanker. Belum lagi dibandingkan dengan jumlah seluruh sel di tubuh manusia.

"Dibanding dengan jumlah sel di tubuh kita, 1 miliar sel baru itu tidak banyak," kata Karina.

Karina sudah mempelajari banyak buku dan jurnal. Dari situ dia mendapat ilmu bahwa tubuh manusia terdiri dari puluhan triliun sel. Triliun. Bukan miliar.

BACA JUGA:Dukung Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Maka dia mantap dengan temuannyi bahwa 1 miliar sel baru bukanlah angka yang berlebihan.

Ditambah lagi dengan perolehan Hadiah Nobel Kedokteran untuk Prof Dr Shimon Sakaguchi tahun ini. Itu sangat melegakan hati Karina.

Dia merasa praktik T-sel di kliniknyi tidak perlu lagi berpayah menjelaskan ''legalitas'' T-sel dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Dunia sudah mengakuinya --bahkan memberikan penghargaan tertinggi.

Prof Shimon Sakaguchi menerima Hadiah Nobel Kedokteran karena guru besar Kyoto University itulah yang mengenali adanya sel T tertentu dalam sistem imunitas tubuh kita.

BACA JUGA:Terapi Tidak Lagi Harus Tatap Muka Realitas Virtual Membuka Cara Baru untuk Mendapatkan Bantuan dari Mana Saja

Prof Sakaguchi-lah yang menerangkan adanya sel T regulator di darah putih kita. Ia menamainya: sel T-regs. Yakni sel yang bertugas menahan supaya sel T tetap bisa bekerja sesuai kodrat baiknya.

Kategori :

Terkait

Sabtu 03 Jan 2026 - 15:50 WIB

Jalur Kekeluargaan

Jumat 02 Jan 2026 - 17:23 WIB

Hitung Mundur

Kamis 01 Jan 2026 - 15:55 WIB

Tahun Pertaruhan

Rabu 31 Dec 2025 - 17:28 WIB

Bintang 2025

Selasa 30 Dec 2025 - 17:47 WIB

Gegeran Gergeran