Soedomo Bawazier

Kamis 13 Nov 2025 - 18:06 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Soedomo Bawazier

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Saya tersenyum kecil. Pidato sambutan orang Arab itu diawali dengan sapaan ustaz saat menyebut nama Soedomo Mergonoto dan Indra Budiono –dua pendiri perusahaan kopi Kapal Api.

"Anda disebut ustaz di sini," bisik saya pada Soedomo yang duduk di jajaran kursi depan di sebelah saya.

BACA JUGA: Perkuat Sinergi Pemerintah dan Ulama

Saya perlu bisikkan itu karena penerjemah tidak menerjemahkan bagian sapaan di awal pidato.

Pidato orang Arab satunya tidak menyebut Soedomo dan Indra sebagai ustaz. Ia menyebut keduanya dengan sapaan ''sayyid''.

Di Indonesia sebutan ''ustaz'' hanya untuk guru agama. Sebutan ''sayyid'' hanya untuk orang Arab keturunan Nabi Muhammad. Di Arab dua sebutan itu bisa diberikan kepada bos besar sebagai penghormatan.

Semua itu terjadi di acara resmi peresmian pabrik kopi Kapal Api di Jeddah. Disebut Kapal Api Wazaran. Selasa lalu. Itulah pabrik mereka pertama di luar negeri.

BACA JUGA:Dorong Generasi Muda Hidup Sehat

Indra adalah kakak Soedomo. Ia kakak yang baik –memercayakan puncak kepemimpinan perusahaan kepada sang adik.

Soedomo-Indra adalah generasi kedua Kapal Api. Kini perusahaan itu dalam proses beralih ke generasi ketiga. Anak-anak Soedomo dan anak-anak Indra mulai tampil di board of director.

Di Kapal Api, generasi pertama adalah sang pendiri: Go Soe Loet. Ayah Soedomo itulah yang memulai usaha kopi –dipikul sendiri jalan kaki ke tempat jualannya di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Jalan kaki sejauh 6 km. Tiap hari. Di Perak, sang ayah menanti kapal merapat ke pelabuhan. Awak kapal adalah sasaran jualan kopinya.

BACA JUGA:Pemkot Pagar Alam Torehkan Capaian Nasional

Kategori :

Terkait

Sabtu 17 Jan 2026 - 15:54 WIB

Anomali Iran

Jumat 16 Jan 2026 - 18:12 WIB

Asta Cashtry

Kamis 15 Jan 2026 - 18:03 WIB

Rafael Zainal

Rabu 14 Jan 2026 - 17:06 WIB

Amang Tabung

Selasa 13 Jan 2026 - 17:04 WIB

Amang Waron