Cium Kaki

Jumat 07 Nov 2025 - 18:10 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Mangkraknya GWK sangat menyiksa batinnya. Nyomanlah yang mengerjakan patung Garuda Wisnu Kencana  itu. Patung raksasa.

Anda sudah tahu: patung itu tingginya 121 meter --termasuk pondasinya yang 46 meter. Itu jauh lebih tinggi dari patung Liberty di New York yang 93 meter --sudah termasuk pondasinya.

BACA JUGA:Doroang Transformasi Teknologi Menuju Swasembada Pangan

Sebenarnya proyek GWK sempat macet di tengah jalan. Ada permintaan Nyoman yang sulit dipenuhi Pak The. Tapi Bali segera jadi tuan rumah sidang IMF sedunia. Menko Luhut Panjaitan pun memanggil Nyoman dan pihak Pak The. Beres.

Dengan masuknya Pak The, Nyoman seperti hidup lagi --dalam pengertian yang sebenarnya. Selama proyek itu macet Nyoman terkena penyakit yang membahayakan: hepatitis C.

Hebatnya Nyoman punya semangat sembuh yang luar biasa. Ia pelajari semua aspek hepatitis C. Akhirnya ia menemukan obatnya.

BACA JUGA:Wadah Kolaborasi Mengoptimalkan Potensi PAD

Obat itu obat baru. Belum resmi diakui oleh FDA-nya Amerika. Tapi sudah bisa dicoba. Harganya mahal sekali: Rp1 miliar --mungkin sekarang setara dengan Rp2 miliar. Nyoman berhasil membelinya. Ia sembuh total. Sehat sekali.

Kapan itu saya bertemu Nyoman di Bandung --tempat tinggalnya sekarang. Saya sepakat untuk datang ke rumahnya --tepatnya ke galerinya.

Ketika menuju rumahnya itu hujan lebat tak kunjung reda. Jalan pun macet total. Akhirnya waktu pun berlalu.

Masih ada berkah lain: Nyoman memenangkan proyek yang jauh lebih besar: Istana Negara di Ibu kota Nusantara, IKN.

BACA JUGA:Doroang Transformasi Teknologi Menuju Swasembada Pangan

Nyoman, yang saat sakit hanya punya cita-cita tertinggi agar GWK terwujud sebagai karya  akhir dalam hidupnya, ternyata bikin sejarah besar yang lain lagi di IKN.

Boleh dikata GWK dan Istana Negara adalah Karya Nyoman Nuarta di hidup barunya.

Sebelum Covid yang lalu Pak The sakit. Setelah agak reda ia dibawa ke Singapura. Selama pandemi Covid pun Pak The tinggal di Singapura. Di sana kesehatannya on-off.

Tanggal 2 November lalu Pak The meninggal dunia di sana. Di usia 94 tahun.

Kategori :

Terkait

Sabtu 17 Jan 2026 - 15:54 WIB

Anomali Iran

Jumat 16 Jan 2026 - 18:12 WIB

Asta Cashtry

Kamis 15 Jan 2026 - 18:03 WIB

Rafael Zainal

Rabu 14 Jan 2026 - 17:06 WIB

Amang Tabung

Selasa 13 Jan 2026 - 17:04 WIB

Amang Waron