Warga Diingatkan Waspada Penyakit Zoonosis

Rabu 10 Sep 2025 - 18:30 WIB
Reporter : Thom Yorke
Editor : Thom Yorke

KORANPAGARALAMPOS.COM – Kasus penjualan daging kucing di Kota Pagar Alam membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bergerak cepat.

Bersama Dinkes Kota Pagar Alam, pihaknya kini membuka posko pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat, khususnya bagi mereka yang diduga pernah mengonsumsi daging kucing.

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya kekhawatiran akan potensi penyebaran penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

BACA JUGA:Rujak Purbaya

Dinkes menilai konsumsi daging hewan yang tidak lazim seperti kucing berisiko tinggi menimbulkan penyakit berbahaya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel, Ira Primadesa, menegaskan bahwa masyarakat yang merasa pernah membeli atau mengonsumsi daging kucing diminta segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami mengimbau agar warga tidak menunda-nunda pemeriksaan. Semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang pencegahan komplikasi,” ujarnya saat dikonfirmasi di Palembang, Rabu (10/9).

Menurutnya, sejak kasus jagal kucing terungkap pada awal pekan ini, Dinkes Sumsel telah melayangkan surat resmi kepada Dinkes Pagar Alam agar melakukan langkah antisipasi. Salah satunya dengan membuka layanan kesehatan gratis di puskesmas dan klinik desa.

BACA JUGA:Penampakan Klasemen Akhir Runnner-up Terbaik Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Ira menjelaskan, ada sejumlah penyakit zoonosis yang dapat menular melalui konsumsi daging kucing. Di antaranya toksoplasmosis, salmonellosis, infeksi cacing atau parasit, hingga potensi rabies.

“Khusus toksoplasmosis, ini sangat berbahaya bagi ibu hamil karena bisa menyebabkan keguguran atau cacat pada janin,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan gejala awal penyakit zoonosis sering kali tidak langsung muncul, melainkan baru terasa beberapa hari setelah mengonsumsi makanan terkontaminasi.

BACA JUGA:6 Negara yang Dijagokan Lolos ke Playoff Antar konfederasi Piala Dunia 2026, Nomor 1 Timnas Indonesia!

Gejalanya bisa berupa demam tinggi, nyeri perut, diare parah, muntah, bahkan kejang.

“Gejala ini tidak boleh disepelekan. Segera periksa bila merasakan tanda-tanda tersebut,” tegasnya.

Kategori :