Google Advertisement Below

Perkuat Gerakan Cegah Stunting

CEGAH STUNTING: Lewat program Genting Pemkot Pagar Alam berkolaborasi dengan lintas sektoral, dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui intervensi gizi.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tahun 2026 yang dihadiri langsung Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, di Balai Pertemuan Kantor Kecamatan Pagar Alam Utara, Kamis (6/8).

Program Genting menjadi salahsatu strategi pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui intervensi gizi dan pendampingan berkelanjutan bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting.

Program ini juga mendorong keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga individu sebagai orang tua asuh bagi keluarga yang membutuhkan.

BACA JUGA: Wali Kota Pagar Alam Resmi Luncurkan MCSP-RBS 2026

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha menegaskan bahwa upaya penanganan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan, tetapi memerlukan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Melalui Gerakan Orang Tua Asuh ini, kita ingin memastikan tidak ada anak di Kota Pagar Alam yang kekurangan asupan gizi dalam masa tumbuh kembangnya. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Pagar Alam yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Hj. Bertha.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersedia menjadi orang tua asuh serta berpartisipasi aktif dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di Kota Pagar Alam.

BACA JUGA:Targetkan Pagar Alam Jadi Pemasok Sumsel

“Semoga bantuan yang diberikan hari ini benar-benar tepat sasaran dan dapat diterima oleh keluarga yang memang membutuhkan dukungan gizi untuk ibu maupun anak,” tambahnya.

Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Pagar Alam menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 66 keluarga berisiko stunting yang tersebar di lima kecamatan di Kota Pagar Alam. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok sasaran yang meliputi bayi di bawah dua tahun (baduta), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Melalui Program Genting, Pemkot Pagar Alam berharap mampu memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, berkualitas, dan menjadi modal utama pembangunan daerah di masa mendatang.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google