Analisis SWOT sebagai upaya untuk mengetahui serta mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk mengawali kegiatan usaha dengan langkah merumuskan strategi yang akan dilakukan.
BACA JUGA:Berlibur ke Surabaya? Yuk Kenali Sejarah Monumen Tugu Pahlawan dengan Mengunjungi Monumen Ini
Secara umum, penentuan strategi yang tepat bagi kegiatan usaha dimulai dengan mengenali strength (kekuatan) dan weakness (kelemahan) serta memahami opportunity (peluang) dan threat (ancaman) pada perusahaan.
Strategi dengan menggunakan analisis ini berdasarkan pada langkah yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang, namun sekaligus dapat meminimalkan kelemahan dan ancaman.
Dengan demikian, perusahaan mampu bersaing dan mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Untuk dapat memperoleh gambaran yang tepat dalam analisis SWOT, perlu untuk mendata kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi usaha yang akan dibangun. Sebagai contoh dalam mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari contoh suatu bisnis, sebagai berikut.
BACA JUGA:Yuk Intip! Mengenal Klenteng Hok Tek Bio Salatiga Warisan Budaya yang Penuh Sejarah
Kekuatan (Strenght) ketersediaan lahan sendiri yang masih dimungkinkan untuk kegiatan bisnis, ketersediaan ini menjadi peluang yang memudahkan untuk tempat usaha.
Kekuatan berikut, keberadaan usaha dapat membantu pemasaran produksi barang khas daerah, yang masih memerlukan dukungan pemasaran. Kelemahan (weakness) yang dihadapi antara lain, jangkauan kurang luas untuk mendapatkan konsumen, karena lokasi bisnis jauh dari konsumen potensial, dimana tidak semua masyarakat mengetahuinya.
Keberadaan tempat usaha belum banyak dikenal calon konsumen, maka hanya pengunjung yang pernah masuk lingkungan usaha, dapat mengetahui keberadaan usaha.
Letakusaha jauh dari keramaian, sehingga termasuk kurang strategis. Peluang (opportunity), meskipun terdapat beberapa kelemahan namun peluang dari usaha dapat diidentifikasikan.
BACA JUGA:Sudah Tahu Belum? Menelusuri Kisah Perjuangan Angkatan Laut di Monumen Kapal Selam Surabaya
Sebagai contoh, ketersediaan tenaga kerja yang diperlukan sangat murah dan mudah, sehingga tidak terlalu sulit dalam memperoleh tenaga yang diperlukan dalam kegiatan usaha.
Potensi pengembangan pasar yang masih terbuka, misal dengan keunikan barang ataupun bentuk pelayanan, menjadi peluang untuk pengembangan pasar. Potensi kerjasama dengan, produsen setempat atau dengan organisasi tertentu, menjadi peluang pengembangan pasar.
Ancaman (Threat) yang dihadapi sebagai contoh, dihadapkan dengan regulasi terhadap suatu bentuk usaha. Ancaman lain yang sangat penting yaitu pesaing dari kegiatan usaha yang sejenis dan telah dikenal luas oleh masyarakat.
Berdasarkan identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, selanjutnya dibuat strategi terkait dengan analisis SWOT. Secara keseluruhan SWOT mengevaluasi setiap perusahaan mulai dari kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (Kotler dan Amstrong,2012).