Berikan Kontribusi Nyata Bagi Daerah
YUDISIUM: Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha hadiri Yudisium ITPA Tahun 2026, yang mengambil tempat di Aula Gedung Serbaguna SDN 74 Kota Pagar Alam.--Devi/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Sebanyak 107 peserta Yudisium Institut Teknologi Pagar Alam (ITPA) Tahun 2026 resmi menuntaskan salahsatu tahapan penting dalam perjalanan akademik mereka.
Namun, di balik pencapaian tersebut, para lulusan kini dihadapkan pada tantangan yang lebih besar, yakni membawa ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah, untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, saat menghadiri acara Yudisium ITPA Tahun 2026, yang digelar di Gedung Serbaguna SDN 74 Gunung Gare, Kota Pagar Alam, Kamis (3/9).
Yudisium tahun ini diikuti 107 peserta, terdiri dari 58 laki-laki dan 49 perempuan. Momen ini menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan, sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja, dunia usaha maupun pengabdian kepada masyarakat.
BACA JUGA:Patriot Sejati
Dalam sambutannya, Hj. Bertha menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia berpesan agar gelar akademik yang diperoleh tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa dan negara.
“Perjalanan pendidikan tinggi bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ujar Hj. Bertha.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Kondisi tersebut membutuhkan generasi muda, yang mampu beradaptasi dengan perubahan, kreatif dalam melihat peluang, inovatif dalam menciptakan solusi serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi.
BACA JUGA:Desak Pemerintah Evaluasi Izin Korporasi
Karena itu, lulusan ITPA diharapkan dapat mengambil peran dalam pembangunan Kota Pagar Alam. Berbagai bidang strategis dapat menjadi ruang bagi lulusan untuk menerapkan ilmu dan kemampuan yang dimiliki, mulai dari transformasi digital, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, ketahanan pangan hingga penguatan ekonomi lokal.
Wawako menekankan, sebagai lulusan perguruan tinggi berbasis teknologi, mereka tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Para lulusan justru ditantang untuk mampu menciptakan inovasi yang menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.
“Lulusan ITPA diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta inovasi digital yang dapat memberikan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai, kreativitas dan inovasi generasi muda dapat diarahkan untuk memperkuat berbagai sektor yang menjadi kekuatan Kota Pagar Alam.