Banyak yang Nggak Tau, Ternyata Ini Misteri yang Tersembunti Gunung Masurai!

Banyak yang Nggak Tau, Ternyata Ini Misteri yang Tersembunti Gunung Masurai--

KORANPAGARALAMPOS.COM - Gunung Masurai, sebuah nama yang mungkin masih terdengar asing bagi banyak orang di Indonesia, adalah salah satu mahakarya alam dengan segala keunikan dan misterinya.

Gunung Masurai merupakan sebuah gunung administratif yang  terletak di tiga kecamatan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Yaitu Kecamatan Lembah Masurai, Kecamatan ANGKAt dan Kecamatan Sungai Tenang dan berdasarkan peruntukannya.

Kawasan tersebut termasuk dalam Kawasan Hutan Konservasi, khususnya Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

BACA JUGA:Mimpi Buruk! Hansi Flick Ungkap Alasan Kekalahan Barcelona dari PSG di Liga Champions

Terletak di  barat daya kota Bangko, sekitar 110 km jauhnya, gunung ini memiliki dua  danau vulkanik, yaitu Danau Kumbang dan Danau Mabuk.

Di balik gunung ini terdapat banyak aliran sungai yang mengalir keluar.

Dikenal  banyak orang dan masyarakat dengan nama Aliran Batang Tembesi, aliran ini terletak di lereng utara gunung ini.

Selain irigasi, juga menjadi sumber penghidupan masyarakat desa yang tinggal dan  tinggal di  kaki gunung ini, termasuk desa-desa di Kecamatan Sungai Tenang.

BACA JUGA:Yuk Intip Bagaimana IoT Bisa Sulap Rumah Biasa Jadi Rumah Pintar

Batang Tembesi merupakan salah satu sungai utama diantara sekian banyak sungai yang mengalir ke sungai utama provinsi Jambi atau dengan kata lain sub DAS Batanghari.

Selain itu,  ada  beberapa aliran sungai serupa dengan yang terletak di selatan.

Sebab itu pula keberadaan sumber mata air yang bersumber dari gunung ini sangatlah dijaga keberadaan dan kelestariannya.

1. Kalderanya Membentuk Danau Vulkanik

BACA JUGA:Yuk Intip Canggihnya Teknologi Penyimpanan Data Seukuran Kuku tapi Bisa Simpan Film Seumur Hidup

Adapun di sebelah barat muncul dua kerucut, dengan satu di antaranya memiliki dua buah danau vulkanik yang indah yaitu Danau Kumbang dan Danau Mabuk. 

Ada dua alasan yang jelas mengapa danau ini disebut Danau Mabuk.

Pertama karena jalur ke sana sangat sulit sehingga membuat siapapun 'mabuk', kedua karena angin tertentu yang bertiup di atas danau dan membuat ikan 'mabuk' dan mudah untuk berenang.

2. Belum Banyak Dijamah Pendaki

BACA JUGA:Yuk Coba Serunya Keyboard Virtual yang Bisa Muncul di Meja Apa Saja

Memiliki ketinggian 2.935 mdpl, Gunung Masurai dikenal sebagai surganya pendaki.

Lantaran masih kalah populer dengan Gunung Kerinci yang merupakan Gunung Api tertinggi di Indonesia dan juga terletak di Jambi, masih jarang pendaki menaklukkan gunung ini.

Namun justru karena jalur yang belum banyak dikenal adalah tantangan tersendiri untuk para pemacu adrenalin di pegunungan.

Apalagi Gunung Masurai memiliki panorama istimewa berkat danau vulkaniknya. 

BACA JUGA:Yuk Cobain Canggihnya AI Translator yang Bisa Langsung Terjemahin Suara Kamu Saat Ngobrol

3. Jalur Pendakian Hanya dari Desa Sungai Lalang

Pendakian Masurai dapat ditempuh dengan perjalanan dari Jambi menuju Kota Bangko, ibu kota Kabupaten Merangin dengan menggunakan jalur darat dengan waktu sekitar enam jam.

Setibanya di Bangko perjalanan dilanjutkan menuju ke Desa Sungai Lalang, Kecamatan Lembah Masurai.

Saat ini pendakian hanya bisa dilalui lewat satu jalur resmi di desa Sungai Lalang.

BACA JUGA:Yuk Intip Canggihnya Aplikasi Kesehatan yang Bisa Prediksi Penyakit Lebih Cepat

Dari desa ini pendaki harus menuju ke pintu rimba jalur pendakian di ketinggian 1.618 mdpl.

Untuk sampai pintu rimba diperlukan waktu sekitar satu jam dengan trek melewati hamparan perkebunan penduduk.

4. Mata Air Masurai Sumber Kehidupan Penduduk Setempat

Ekspedisi ke Gunung Masurai pertama kali dirintis oleh peneliti Jepang pada 1988 dan kemudian tahun 1994.

BACA JUGA:Yuk Ketahui Cara Smartwatch Kini Bisa Pantau Tidur dengan Lebih Akurat

Terdapat dua rombongan ekspedisi Mapala Siginjai Unja dan Wanala Elang Gunung Jambi sampai ke Puncak Utama di ketinggian 2.980 mdpl.

Gunung ini juga memancarkan beberapa sumber mata air yang telah dikenal oleh banyak orang dan masyarakat umum sebagai mata air Batang Tembesi.

Mata air ini mengairi sumber-sumber penghidupan masyarakat desa yang bermukim dan bertempat tinggal di sekitar kaki gunung tersebut.

Batang Tembesi adalah salah satu sungai utama di antara sekian banyak sungai yang bermuara ke sungai utama yang ada di provinsi Jambi dengan kata lain merupakan Sub DAS Batanghari.

BACA JUGA:Yuk Kenalan dengan Chipset Baru yang Bikin HP Anti Panas Saat Dipakai

Selain itu, masih ada juga beberapa sumber mata air seperti yang terletak di sisi selatannya.

Sebab itu juga keberadaan sumber mata air yang bersumber dari gunung ini sangatlah dijaga keberadaan dan kelestariannya oleh masyarakat setempat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan