Dorong Kemandirian Lewat Teknologi Digital
ECOPRINT: Dosen ITPA dampingi siswa SLB Kota Pagar Alam, dengan memberikan bekal keterampilan Ecoprint sebagai upaya mendorong kemandirian lewat teknologi digital.--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Komitmen dalam mendorong pendidikan inklusif dan pemberdayaan penyandang disabilitas terus diwujudkan Institut Teknologi Pagar Alam (ITPA).
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), ITPA menggelar pelatihan vokasional ecoprint berbasis teknologi tepat guna dan publikasi karya digital bagi guru dan siswa SLB Negeri Pagar Alam, Sabtu (25/7).
Kegiatan yang mengusung tema ‘Pemberdayaan Siswa Berkebutuhan Khusus melalui Pelatihan Vokasional Ecoprint Berbasis Teknologi Tepat Guna dan Publikasi Karya Web Berkelanjutan’ ini menjadi langkah nyata ITPA dalam meningkatkan keterampilan hidup (life skill), sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi bagi siswa berkebutuhan khusus.
Program tersebut diketuai Alfis Arif, M.Kom dari Program Studi Teknik Informatika, didampingi anggota tim Siti Aminah, S.T., M.Kom serta Wita Hariani, S.Sos., M.AP. Kegiatan melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan para siswa SLB Negeri Pagar Alam dengan dukungan penuh dari Kepala SLB Negeri Pagar Alam, Rahmat Hidayat, S.Pd.
BACA JUGA: Jaga Budaya, Perkuat Persaudaraan
Ketua tim pelaksana, Alfis Arif, menjelaskan program ini tidak hanya mengajarkan teknik pembuatan ecoprint, tetapi membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas guru dan siswa dalam pembelajaran vokasional ecoprint, sekaligus memperkuat literasi digital melalui publikasi karya berbasis website sekolah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan mulai dari penyusunan modul pembelajaran, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) ecoprint, pelatihan bagi guru melalui metode Training of Trainers (ToT), hingga praktik menghasilkan produk ecoprint yang memiliki nilai ekonomi.
BACA JUGA:Sebulan Penuh, Serukan Pengibaran Merah Putih
Tak hanya itu, tim juga memperkenalkan media publikasi digital berupa website sekolah sebagai etalase karya siswa.
Melalui platform tersebut, hasil kreativitas peserta dapat dipromosikan kepada masyarakat luas sehingga membuka peluang pemasaran produk sekaligus meningkatkan rasa percaya diri siswa berkebutuhan khusus.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Pagar Alam, Rahmat Hidayat, menyambut baik program tersebut. Ia menilai pelatihan ecoprint berbasis teknologi digital menjadi inovasi baru yang mampu meningkatkan kompetensi guru sekaligus mengembangkan potensi dan kreativitas siswa.
BACA JUGA:Permintaan Bibit Hortikultura di Pagar Alam Tetap Tinggi
Tim pelaksana juga menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), atas dukungan pendanaan yang memungkinkan program ini terlaksana dengan baik.