Google Advertisement Below

Karcis Terpadu Rp1.000 Tuai Apresiasi

RETRIBUSI: Petugas Dishub lakukan penarikan karcis di samping pintu masuk Pasar Terminal Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan.--Edo/Pagaralampos

KORANPAGARALAMPOS.COM - Penerapan sistem karcis terpadu di kawasan Pasar Terminal Nendagung, Kota Pagar Alam, mendapat respons positif dari masyarakat.

Dengan tarif hanya Rp1.000, pengunjung kini dapat menikmati kemudahan karena biaya tersebut sudah mencakup retribusi masuk sekaligus parkir kendaraan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sistem baru ini dinilai lebih praktis, efisien, dan memberikan kepastian biaya bagi masyarakat.

Karcis yang diterima pengunjung berlaku selama satu hari penuh hingga pukul 00.00 WIB, sehingga dapat digunakan kembali apabila pengunjung keluar dan masuk lagi ke kawasan pasar pada hari yang sama.

BACA JUGA:Pulih Percaya

Salah seorang pengunjung, Defta, mengaku puas dengan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Kota Pagar Alam tersebut. Menurutnya, sistem ini sangat memudahkan masyarakat yang harus beberapa kali keluar masuk kawasan pasar.

“Kalau keluar lalu masuk lagi di hari yang sama, cukup menunjukkan karcis kepada petugas. Jadi tidak perlu membayar lagi,” ujar Defta.

Ia menilai, kebijakan tersebut sangat membantu karena masyarakat cukup membayar satu kali dalam sehari, sementara biaya parkir kendaraan juga sudah termasuk di dalamnya.

Selain lebih hemat, sistem ini dinilai memberikan rasa nyaman karena tidak ada lagi biaya tambahan yang harus dikeluarkan setiap kali memasuki area pasar.

BACA JUGA:Pulih Percaya

Penerapan karcis terpadu ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Pagar Alam dalam membenahi tata kelola Pasar Terminal Nendagung agar semakin tertib, nyaman, dan transparan.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sistem tersebut juga diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan retribusi sehingga seluruh penerimaan dapat dikelola secara lebih akuntabel.

Penataan pasar yang terus dilakukan juga menjadi langkah strategis untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih bersih, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung.

Defta pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah dengan menjaga kebersihan dan ketertiban pasar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google