Google Advertisement Below

Pasar Nendagung Ditata, Tak Ada Tebang Pilih

Wako Undi Lapak Pedagang Pasar Nendagung, Pasar Nendagung Ditata, Tak Ada Tebang Pilih--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam mulai menata kawasan Pasar Tradisional Nendagung, dengan merelokasi para pedagang ke dalam gedung pasar. 

Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, bersih, nyaman, sekaligus mengembalikan fungsi jalan di sekitar pasar agar tidak dipenuhi aktivitas berjualan.

Keseriusan pemerintah terlihat ketika Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah turun langsung ke Pasar Tradisional Nendagung, Senin (13/7), guna memastikan proses penataan berjalan adil dan transparan.

Salahsatu langkah yang dilakukan adalah mengundi langsung nomor lapak pedagang. Pengundian dilakukan di hadapan para pedagang sehingga setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan lokasi berjualan tanpa adanya perlakuan khusus.

BACA JUGA:Febrie Loblobly

Sebanyak 164 pedagang sayuran akan menempati lapak di dalam gedung pasar. Sementara sekitar 340 pedagang lainnya, yang terdiri dari pedagang ikan, daging, ayam, sembako, kuliner, dan komoditas lainnya, akan ditempatkan pada area yang telah disiapkan sesuai dengan jenis dagangannya.

Kak Ludi menegaskan, sistem pengundian dipilih agar seluruh pedagang memperoleh hak yang sama, serta menghindari kecemburuan sosial di antara sesama pedagang. “Lapak sudah diundi. Tinggal rezeki masing-masing mendapat nomor berapa. Dengan cara ini tidak ada lagi rasa iri atau kecemburuan antara pedagang yang satu dengan yang lainnya,” ujar Kak Ludi.

Menurutnya, penataan pasar bukan sekadar memindahkan pedagang, akan tetapi merupakan bagian dari upaya membangun pusat perekonomian rakyat yang lebih modern, tertib, dan nyaman.

BACA JUGA:Harga Kopi Pagar Alam Merangkak Naik, Petani Kembali Jual Stok Simpanan

Dengan seluruh pedagang menempati lokasi yang telah ditentukan, aktivitas jual beli diharapkan semakin lancar, sementara akses jalan di sekitar pasar kembali berfungsi dengan baik.

Kak Ludi juga mengimbau seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga ketertiban dengan tidak lagi berjualan di luar area yang telah ditetapkan. Ia berharap penataan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.

“Kalau pasar tertata, pembeli akan lebih nyaman, pedagang juga lebih tenang berjualan. Ini adalah upaya bersama untuk menjadikan Pasar Nendagung sebagai pusat perekonomian yang bersih, tertib, dan semakin maju,” tegasnya. 

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google