Timnas Indonesia Bikin Oman Terdiam
Timnas Indonesia Bikin Oman Terdiam--net
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Oman pada laga FIFA Matchday Juni 2026 bukan hanya disambut meriah oleh publik Tanah Air, tetapi juga menjadi perhatian media di Oman.
Hasil pertandingan yang berakhir 3-0 untuk skuad Garuda itu bahkan disebut sebagai awal yang pahit bagi pelatih baru Oman, Tarik Sektioui.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026), Timnas Indonesia tampil percaya diri sejak menit pertama.
Di bawah arahan pelatih John Herdman, Indonesia mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan memanfaatkan peluang dengan sangat efektif hingga mencetak tiga gol tanpa balas.
BACA JUGA:Serame Idol 2026 Siap Lahirkan Bintang Baru Kota Pagar Alam
Bagi Oman, kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena menjadi laga perdana Tarik Sektioui sebagai pelatih kepala.
Juru taktik asal Maroko yang diharapkan membawa perubahan positif justru harus menerima kenyataan pahit setelah timnya gagal membendung agresivitas para pemain Indonesia.
Sejumlah media Oman menyoroti rapuhnya lini pertahanan Al-Ahmar yang berkali-kali mendapat tekanan dari serangan cepat skuad Garuda.
Strategi yang diterapkan Sektioui dinilai belum mampu memberikan keseimbangan permainan, sehingga Oman lebih banyak bertahan dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
BACA JUGA:Besemah Expo ke-22 Resmi Dibuka, 300 UMKM Siap Dongkrak Ekonomi Pagar Alam
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi bukti perkembangan positif Timnas Indonesia. Kombinasi organisasi pertahanan yang solid, permainan cepat, serta penyelesaian akhir yang efektif membuat Indonesia tampil dominan di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK.
Pelatih John Herdman pun menuai apresiasi atas keberhasilannya membangun tim yang semakin kompak dan percaya diri.
Hasil 3-0 atas Oman menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menjaga tren positif sekaligus meningkatkan motivasi menghadapi laga FIFA Matchday berikutnya melawan Mozambik pada Selasa, 9 Juni 2026.
Sementara itu, bagi Oman, kekalahan di Jakarta menjadi pekerjaan rumah besar bagi Tarik Sektioui. Ia dituntut segera melakukan evaluasi dan membenahi performa tim agar mampu bangkit pada pertandingan selanjutnya.