Wajib Tahu! 8 Tips Mengurangi Limbah Makanan

Wajib Tahu! 8 Tips Mengurangi Limbah Makanan-ilustrasi-ilustrasi

Sebuah data menarik dari Natural Resource Defence Council di Inggris Raya menyatakan, sekitar dua pertiga limbah makanan di negara itu disebabkan pembusukan makanan. 

Banyak orang tidak yakin bagaimana cara menyimpan buah dan sayuran yang tepat. Ini membuat produk makanan tersebut mengalami pematangan dini yang berujung pada pembusukan. 

Memisahkan makanan yang menghasilkan lebih banyak gas etilen dari yang lain merupakan cara yang dapat digunakan untuk mengurangi pembusukan makanan. 

Sebab, gas etilen mendorong pematangan dalam makanan dan dapat menyebabkan pembusukan. Beberapa makanan yang menghasilkan gas ini adalah pisang, alpukat, tomat, dan pir.  

Jauhkan deretan makanan itu dari makanan yang sensitif akan gas etilen seperti kentang dan apel agar tidak busuk.

BACA JUGA:Mau Wajah Terlihat Lebih Cerah? Ini 10 Tips Warna-warna Hijab

2. Olah dan simpan sisa makanan 

Untuk menjaga makanan bertahan lama sembari mengecilkan jejak karbon dan menghemat uang, olah makanan dengan cara pengawetan (pickling), pengeringan, pengalengan, fermentasi, atau pembekuan.  

Apel yang terlalu matang, misalnya, tidak perlu membuangnya. Kalengkan apel untuk mengubahnya menjadi saus apel. 

Terkait sisa makanan, kamu tidak perlu membuangnya, tapi menyimpannya untuk diolah kembali pada kemudian hari.

BACA JUGA:6 Tips Merawat Janggut Bagi Pria yang Tepat

3. Jaga kerapihan kulkas 

Kulkas yang rapi dapat membantu mengurangi limbah makanan. Kulkas yang terlalu penuh dengan produk makanan memang baik, tapi kurang disarankan. 

Rapikan kulkas untuk menghindari pembusukan makanan agar dapat melihat makanan dan mengetahui kapan mereka dibeli. 

Teknik merapikan yang dapat diterapkan adalah  First In First Out (FIFO). Makanan yang baru dibeli sebaiknya ditaruh di belakang makanan yang sudah lama berada di kulkas. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan