Google Advertisement Below

Bukan Pakai Rantai! Intip Rahasia Moped 2-Tak Yamaha 50 cc yang Gunakan Teknologi Gardan

moped 2-tak 50 cc-pagaralampos-kolase

KORANPAGARALAMPOS.COM - Berbicara mengenai inovasi Yamaha, banyak orang mungkin akan langsung teringat pada seri RX-King yang legendaris atau lini motor sport R-Series.

Namun, bagi para pecinta motor klasik dan unik, perhatian mereka sering kali tertuju pada satu model mungil yang lahir di awal tahun 1980-an: Yamaha Towny MJ50.

Perangkat ini bukan moped biasa, karena ia membawa teknologi yang biasanya hanya ditemukan pada motor gede (moge) seperti BMW R-series atau Yamaha FJR1300, yakni penggerak gardan.

BACA JUGA:Performa Sporty Konsumsi Irit: Inilah Skutik Premium 2026 yang Jadi Standar Baru Motor Perkotaan!

Teknologi Shaft Drive pada Mesin 50 cc: Sebuah Anomali

Keunikan utama Yamaha Towny MJ50 terletak pada sistem penyaluran tenaganya. Di saat moped atau motor bebek lain menggunakan rantai (chain drive) yang memerlukan pelumasan dan penyetelan berkala, Yamaha justru menyematkan sistem Shaft Drive (gardan).

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Teknologi gardan dipilih untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penggunanya di perkotaan.

Dengan gardan, motor menjadi jauh lebih bersih karena tidak ada oli rantai yang tepercik, minim suara berisik, dan hampir bebas perawatan (low maintenance).

Hal ini menjadikannya sangat populer di masanya bagi kalangan kaum urban yang menginginkan kendaraan praktis.

BACA JUGA:Mending RX-King Cobra daripada Motor Baru? Ini Keistimewaan yang Bikin Harganya Tak Masuk Akal

Mesin 2-Tak yang Ringkas dan Responsif

Meski dibekali sistem penggerak yang terkesan "berat", jantung pacu Yamaha Towny sangatlah sederhana. Ia mengusung mesin 2-tak satu silinder berkapasitas 50 cc.

Mesin ini dirancang untuk menghasilkan tenaga yang cukup untuk penggunaan komuter jarak pendek dengan karakter suara yang khas dan asap yang tipis.

Uniknya lagi, transmisi yang digunakan adalah otomatis 2-percepatan. Perpindahan giginya sangat halus, memberikan akselerasi yang cukup responsif untuk menghela bodi motor yang beratnya tidak sampai 50 kg tersebut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google