Apresiasi Program Stabilitas Harga
PANGAN MURAH: Gubernur Sumsel H Herman Deru berikan apresiasi kepada Perum Bulog Korwil Sumsel dan Babel, yang menggelar gerakan pangan murah.--Reza/Pagaralampos
BACA JUGA:Terungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
Ia menyebutkan saat ini cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang Bulog wilayah Sumsel dan Babel mencapai sekitar 90.097 ton yang berasal dari pengadaan dalam negeri.
Sepanjang tahun 2026, Bulog juga telah menyerap gabah kering panen dari petani di wilayah Sumsel dan Babel sebanyak 95.147 ton sebagai bagian dari upaya mendukung produksi dalam negeri.
Dari jumlah tersebut, sebagian telah disalurkan melalui program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang hingga saat ini realisasinya mencapai sekitar 7.667 ton sepanjang tahun 2026.
“Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kami menyiapkan sekitar 10 ton beras SPHP atau kurang lebih 2.000 sak serta 2.000 liter minyak goreng Minyakita untuk masyarakat,” jelasnya.
BACA JUGA:Hakikat Ibadah Puasa
Selain program pangan murah, Bulog juga menyalurkan bantuan pangan pemerintah untuk alokasi Februari hingga Maret 2026 di Provinsi Sumatera Selatan.
Bantuan tersebut ditujukan kepada sekitar 968.499 penerima manfaat dengan total distribusi mencapai 19.369 ton beras dan sekitar 3,873 juta liter minyak goreng.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada lima penerima manfaat yang masing-masing menerima 20 kilogram beras serta empat liter minyak goreng Minyakita.