IFAB Keluarkan Aturan Baru Lemparan ke Dalam
IFAB Keluarkan Aturan Baru Lemparan ke Dalam--net
KORANPAGARALAMPOS.COM - Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional atau International Football Association Board (IFAB) mengeluarkan aturan baru yang berpotensi mengubah cara pemain melakukan lemparan ke dalam di pertandingan sepak bola.
Dalam rilis resmi yang dikeluarkan pada Minggu (8/3/2026), IFAB menetapkan bahwa pemain kini hanya memiliki waktu lima detik untuk melakukan lemparan ke dalam setelah siap memainkan bola.
Jika melebihi batas waktu tersebut, wasit akan memberikan keuntungan kepada tim lawan.
“Jika wasit menilai lemparan ke dalam atau tendangan gawang terlalu lama dilakukan atau sengaja ditunda, maka akan dilakukan hitungan mundur selama lima detik,” tulis IFAB dalam pernyataan resminya.
BACA JUGA:Wali Kota Pagar Alam Pimpin Rakor RKPD 2027
Apabila setelah hitungan mundur selesai bola belum dimainkan, maka lemparan ke dalam akan diberikan kepada tim lawan.
Sementara untuk situasi tendangan gawang yang terlambat dilakukan, wasit akan memberikan tendangan sudut untuk tim lawan.
Aturan baru ini akan mulai diterapkan pada 1 Juli 2026, tepat saat dimulainya musim kompetisi 2026–2027.
Kebijakan tersebut dibuat untuk mengurangi praktik membuang waktu yang sering terjadi saat pemain melakukan lemparan ke dalam maupun tendangan gawang.
BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Pagaralam dan Bhayangkari Berbagi 75 Paket Takjil
Selama ini, banyak pemain memanfaatkan momen tersebut untuk memperlambat jalannya pertandingan, sehingga waktu efektif permainan menjadi berkurang.
Namun aturan baru ini juga berpotensi berdampak pada pemain yang memiliki lemparan ke dalam jarak jauh, salah satunya adalah bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Pemain yang kini membela klub Thailand, Bangkok United, dikenal memiliki lemparan ke dalam sangat jauh yang sering menjadi senjata berbahaya bagi timnya.
Dalam banyak kesempatan, Arhan membutuhkan waktu untuk mempersiapkan lemparan, termasuk mengelap bola agar tidak licin sebelum dilempar.