Perkuat Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini
PROGRAM IKAN: Tim P2M BNN Kota Pagaralam gelar sosialisasi program IKAN, dengan mengunjungi SDN 7 Kota Pagaralam. --ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, Novi Apriyadi melalui Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, mewakili menghadiri kegiatan sosialisasi Program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional di SD Negeri 7 Kota Pagaralam.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan pendidikan melalui penguatan kurikulum berbasis edukasi anti narkoba sejak dini.
Program IKAN dirancang untuk mengintegrasikan materi tentang bahaya Narkoba ke dalam proses pembelajaran di sekolah, sehingga peserta didik memiliki pemahaman dan kesadaran sejak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program yang diinisiasi BNN.
BACA JUGA:2,5 Kg Beras atau Rp37.500 Bentuk Uang
Menurutnya, langkah preventif melalui jalur pendidikan merupakan strategi penting dalam membentuk karakter serta meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap bahaya narkoba.
Sementara Kepala BNN Kota Pagaralam, Eka Agustina SKM diwakili Katim P2M, Husni Sulaiman SKom menuturkan, program IKAN yang dilaksanakan ini bagian dari informasi dan edukasi kepada masyarakat dan anak-anak di lingkungan Sekolah, lewat sisipan insert konten di berbagai media sosial, siaran radio untuk membentuk sikap dan perilaku positif anak-anak.
“Misalnya, mengajak generasi muda menjauhi Narkoba, serta memilih kegiatan sehat seperti olahraga atau seni. Melalui kegiatan sosialisasi anti Narkoba ini diharapkan dapat terus menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari Narkoba.
BACA JUGA: Lahirkan Generasi Sehat dan Cerdas
Komitmen tersebut akan diperkuat melalui berbagai program edukatif dan kolaboratif antara pihak sekolah, pemerintah daerah, serta instansi terkait,” imbuh Husni.
Pihak sekolah pun menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berdaya guna bagi masa depan peserta didik, khususnya di Kota Pagaralam.
Dengan adanya integrasi kurikulum anti narkoba, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun generasi yang tangguh, berkarakter, dan bebas dari pengaruh Narkoba.