Wujudkan Lingkungan Sehat dan Nyaman Selama Ramadhan

BERSIH-BERSIH: Gerakan bersih-bersih Sekolah di Kota Pagar Alam untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Pendidikan menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menggelar kerja bakti serentak di seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di lima kecamatan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden yang diteruskan melalui Surat Edaran Wali Kota tentang Gerakan Bersih-Bersih Lingkungan.

Aksi gotong royong tersebut melibatkan guru, siswa, serta tenaga kependidikan yang bersama-sama membersihkan area sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan sejak dini.

BACA JUGA:Mati Kekenyangan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pagar Alam, Novi Apriyadi, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut positif instruksi pemerintah dan langsung menggerakkan seluruh satuan pendidikan untuk melakukan aksi nyata di lapangan.

Menurutnya, sekolah-sekolah di Kota Pagar Alam bergerak serentak melakukan pembersihan lingkungan dengan mengangkat sampah yang berada di area sekolah masing-masing.

“Kami dari Dinas Pendidikan sangat menyambut baik instruksi ini. Teman-teman sudah bekerja melakukan pembersihan di lingkungan sekolah masing-masing dengan mengangkat sampah-sampah yang ada di sekitar sekolahan,” ujar Novi.

Kegiatan bersih-bersih tidak hanya dilakukan di dalam lingkungan sekolah, tetapi juga mencakup area pinggiran jalan, halaman luar, hingga gerbang masuk sekolah.

BACA JUGA:Pemkot Pagar Alam Dukung Kreativitas Santri Lewat ‘Panggung Gembira’

Fokus tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman, terutama menjelang libur sekolah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Lingkungan yang bersih diyakini mampu meningkatkan kenyamanan siswa sekaligus mendukung kesehatan warga sekolah. Selain itu, kondisi sekolah yang tertata rapi juga memberikan kesan positif bagi masyarakat sekitar.

Novi Apriyadi menjelaskan bahwa gerakan ini membawa dampak signifikan, terutama dalam meningkatkan semangat guru dan peserta didik. Kegiatan gotong royong dinilai mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

Ia menegaskan bahwa kebersihan memiliki hubungan erat dengan kesehatan, khususnya dalam mencegah penyebaran penyakit dan infeksi di lingkungan pendidikan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan