Makna Ramadhan
Makna Ramadhan leh Ust. Muliadi Mangku Anom--ilustrasi_net
BACA JUGA:MTs Al-Azhar Pagar Alam Apresiasi Siswa Berprestasi
Jaga iman baik-baik, wariskan kepada anak-anak kita semua, mereka harapan kita semua, mereka masa depan Indonesia, akan bagaimana Republik Indonesia?
Bahkan akan bagaimana Islam di Republik Indonesia yang akan datang? 10, 20, 30 tahun yang akan datang anak-anak kitalah jawabannya.
Mereka mau jadi apa pun persilahkan, asalkan iman merupakan landasan hidupnya. Anak-anak kita boleh jadi jenderal, asal jenderal berlandaskan iman, boleh jadi pejabat tapi pejabat beriman.
Jadi pengusaha besar, pengusaha beriman. Kalau iman landasannya, aman.
Kalau jadi pengusaha, pengusaha beriman insya Allah rezekinya akan lancar, timbangannya tidak curang, masyarakat tenang.
Sebaliknya kalau berlian itu saya bawa ke pasar, kemudian saya jual dengan harga Rp 3 juta lalu dibelikan rumput, maka kira-kira akan dapat rumput se-kabupaten hanya untuk sapi.
Sapi tahunya cuma rumput, kenapa? hidup sapi hanya melayani perut.
Jadi petani, petani beriman insya Allah tidak menggunakan tanah yang bukan miliknya. Jadi pedagang, pedagang yang beriman. Jadi maling? … Tolong dipikirkan lagi kalau ini.
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.