Perlancar Mobilitas Perekonomian dan Pendidikan Masyarakat
Ludi Oliansyah, Akses Jalan Bagus, Warga Talang Banan Gelar Syukuran --ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Warga Talang Banan, Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam, menggelar tasyakuran bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya perbaikan dan pengaspalan jalan lintas Talang Banan yang selama puluhan tahun mengalami kerusakan parah dan menghambat aktivitas masyarakat.
Pada tahun 2026 ini, jalan sepanjang sekitar 1,7 kilometer tersebut akhirnya selesai dibangun dan kini menjadi berkah bagi masyarakat setempat.
Jalan yang telah diaspal mulus ini mempermudah akses warga Talang Banan menuju Dusun Tanjung Keling, Kelurahan Burung Dinang, sekaligus memperlancar mobilitas perekonomian dan pendidikan masyarakat.
BACA JUGA:Belah Tiga
Ketua RT Tanjung Keling, Mustofah, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Pagar Alam atas terealisasinya pembangunan jalan tersebut. “Kami sangat bangga dan menghaturkan ribuan terima kasih.
Baru kali ini kami dikunjungi oleh Wali Kota dan jalan kami diperbaiki. Jalan Talang Banan ini sudah turun-temurun dari nenek buyut kami hingga sekarang kami harapkan untuk diaspal, dan Alhamdulillah hari ini terwujud,” ungkap Mustofah, Jumat (23/1).
Sementara itu, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, mengajak masyarakat Talang Banan dan Dusun Tanjung Keling untuk bersama-sama menjaga serta merawat jalan yang telah diperbaiki agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Kak Ludi menegaskan pembangunan akses jalan tersebut merupakan kewajiban pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
BACA JUGA:Cegah Penyalahgunaan – Peredaran Gelap Narkoba
Menurutnya, jalan Talang Banan menjadi satu-satunya akses utama bagi aktivitas perekonomian dan pendidikan warga setempat.
“Jalan ini sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Kelurahan Burung Dinang, khususnya Talang Banan.
Akses ini merupakan jalur utama pengangkutan hasil bumi dan akses pendidikan, sehingga dengan jalan yang baik masyarakat akan lebih mudah menjual hasil bumi dan menjangkau fasilitas pendidikan,” pungkas Kak Ludi.