Kejar Predikat Kota Toleran
RAKOR: Bertempat di Ruang Rapat Besemah I Setdako Pagaralam, Sekda Pagaralam, Zaily Oktosab Fitri Abidin pimpin Rakor membahas evaluasi penilaian dan pengisian kuisioner IKT Kota Pagaralam tahun 2025.--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Sekretaris Daerah Kota Pagaralam, Zaily Oktosab Fitri Abidin AP MSi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) membahas evaluasi penilaian serta pengisian kuisioner Indeks Kota Toleran (IKT) Kota Pagaralam Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Besemah Satu, Sekretariat Daerah Kota Pagaralam, Senin (12/1).
Rakor tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Wali Kota Pagaralam terkait optimalisasi pelaksanaan dan pelaporan berbagai program yang mendukung peningkatan toleransi antar-umat beragama, penguatan ideologi Pancasila, serta peningkatan wawasan kebangsaan.
Upaya ini dilakukan sebagai komitmen Pemerintah Kota Pagaralam dalam mewujudkan Pagaralam sebagai Kota Toleran.
BACA JUGA:Pengusutan Kasus Korupsi Jadi Prioritas
Dalam rapat tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pagaralam melaporkan bahwa pada tahun 2025, Kota Pagaralam berhasil meraih Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia.
Capaian tersebut dinilai sebagai prestasi yang membanggakan dan menjadi modal penting dalam pengisian serta penilaian Indeks Kota Toleran.
Kesbangpol Kota Pagaralam mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berperan aktif dan bekerjasama dalam menyampaikan data yang dibutuhkan untuk pengisian Indeks Kota Toleran (IKT), baik berupa kegiatan maupun dokumentasi pendukung.
Adapun batas waktu pengisian kuisioner ditetapkan hingga 30 Januari 2026.
BACA JUGA:Bidik Kota Toleran 2026, Sekda Pagar Alam Pimpin Rakor Evaluasi Indeks Kota Toleran
Sekretaris Daerah, Zaily Oktosab Fitri Abidin menegaskan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pagaralam agar segera berkolaborasi dan mempercepat kelengkapan dokumen yang diminta.
Hal ini penting mengingat penilaian Indeks Kota Toleran dilakukan beriringan dengan penilaian Indeks Harmoni.
“Saya berharap melalui rapat koordinasi ini, pada tahun 2026 Kota Pagaralam dapat menjadi kota yang semakin harmonis, sehingga mampu mewujudkan Pagaralam sebagai Kota Toleran,” pesan Sekda.
Dengan sinergi seluruh OPD, Pemkot Pagaralam optimistis dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian dalam penilaian toleransi dan harmoni sosial di tingkat nasional.