Pontianak Modern, Transformasi Ekonomi dan Perdagangan di Tepi Sungai Kapuas
Pontianak Modern, Transformasi Ekonomi dan Perdagangan di Tepi Sungai Kapuas--
KORANPAGARALAMPOS.COM - Pontianak Modern, Transformasi Ekonomi dan Perdagangan di Tepi Sungai Kapuas
Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, tidak hanya menjadi kota modern yang berkembang pesat.
Tetapi juga tempat yang kaya akan sejarah yang mencakup berbagai peristiwa menarik dan legenda yang melekat.
Mari kita selami jejak sejarah Pontianak, kota yang terletak di tepi Sungai Kapuas.
1. Awal Mula Nama Pontianak
Nama Pontianak konon berasal dari kata "ponti" yang berarti jembatan dan "anak" yang berarti anak atau keturunan.
Sebuah legenda lokal menceritakan kisah seorang wanita hamil yang meninggal saat akan menyeberangi sungai.
Dikatakan bahwa rohnya tetap di sekitar jembatan, dan dari sinilah nama Pontianak muncul.
BACA JUGA:Truk Isuzu Telat Kirim Barang, Pengusaha Logistik Ubah Sistem Jadwal dan Servis
2. Jejak Kesultanan Pontianak
Kesultanan Pontianak didirikan oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie pada tahun 1771.
Kesultanan ini memiliki peran penting dalam sejarah Kalimantan Barat dan berkontribusi pada perkembangan kawasan tersebut.
Istana Kadriyah, yang dibangun pada abad ke-18, menjadi simbol kebesaran kesultanan ini.