Mobil Listrik Terasa Berat Saat Macet, Teknik Berkendara Ini Jarang Dipakai
penyebab mobil listrik kurang ringan-pagaralampos-kolase
KORANPAGARALAMPOS.COM - Penggunaan mobil listrik di perkotaan terus meningkat seiring kesadaran masyarakat terhadap efisiensi dan emisi rendah.
Namun tidak sedikit pengemudi merasakan mobil listrik terasa berat saat menghadapi kemacetan panjang.
Kondisi ini muncul ketika kendaraan sering berhenti dan berjalan perlahan dalam waktu lama.
Sensasi berat tersebut kerap disalahartikan sebagai masalah teknis pada sistem penggerak.
BACA JUGA:Toyota Yaris Cross, SUV Kompak Modern dengan Desain Stylish dan Teknologi Canggih Ditahun 2026!
Pada dasarnya mobil listrik memiliki karakter torsi instan yang berbeda dari mobil bermesin konvensional.
Saat kecepatan rendah motor listrik bekerja aktif untuk menjaga respons kendaraan tetap halus.
Dalam kondisi macet kerja motor dan sistem manajemen daya berlangsung terus menerus.
Hal inilah yang membuat pengemudi merasa mobil kurang ringan saat dikendalikan.
BACA JUGA:iQOO Z9: Ponsel Mid-Range dengan Performa Flagship dan Desain Futuristik Ditahun 2026!
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah teknik berkendara yang masih mengacu pada kebiasaan mobil bensin.
Banyak pengemudi terlalu sering menekan pedal akselerator meski jarak bergerak sangat pendek.
Setiap sentuhan pedal memicu aliran daya besar dari baterai ke motor.
Akibatnya mobil terasa menahan dan konsumsi energi menjadi kurang efisien.