Smartwatch mati total kena air, rendam dalam beras semalam selamatkan layar LED
Smartwatch mati-Pagaralampos -Kolase
KORANPAGARALAMPOS.COM- Smartwatch kini menjadi perangkat yang melekat dalam aktivitas harian.
Pengguna memakainya untuk olahraga komunikasi dan pemantauan kesehatan. Namun paparan air masih menjadi ancaman serius.
Banyak kasus smartwatch mati total setelah terkena air. Air dapat masuk melalui celah kecil pada bodi.
Tekanan air hujan atau cipratan sering diremehkan. Saat air mencapai bagian dalam kerusakan mulai terjadi.
BACA JUGA:Mazda CX-90 Resmi Mengaspal: SUV Premium dengan Desain Elegan, Teknologi Modern Ditahun 2026!
Layar LED menjadi komponen paling rentan. Ketika smartwatch mati total pengguna biasanya panik.
Perangkat tidak merespons sentuhan atau pengisian daya. Layar gelap menambah kekhawatiran.
Biaya servis sering menjadi bayangan pertama. Salah satu solusi darurat yang sering dicoba adalah beras.
Smartwatch dimatikan dan dilepas dari tali. Perangkat dikeringkan dengan lap halus, setelah itu direndam dalam beras kering.
BACA JUGA:Avanza 2026 Siap Kuasai Pasar MPV, Mobil Keluarga Favorit dengan Teknologi Terkini
Beras dipercaya mampu menyerap kelembapan. Proses ini membantu menarik air dari dalam perangkat.
Perendaman biasanya dilakukan semalaman. Waktu ini memberi kesempatan air keluar perlahan.
Setelah direndam smartwatch dikeluarkan dengan hati hati. Pengguna disarankan tidak langsung menyalakan.
Pengisian daya dicoba setelah yakin kering. Beberapa kasus layar LED kembali menyala.