SEA Games 2025 Jadi Luka Lama Terbuka
SEA Games 2025 Jadi Luka Lama Terbuka--net
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games Thailand 2025 memicu kekecewaan besar di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air.
Datang dengan status juara bertahan, Skuad Garuda Muda justru tersingkir di fase grup, menutup tahun 2025 dengan catatan pahit.
Situasi ini kian terasa menyesakkan karena sebelumnya Timnas Indonesia Senior juga gagal melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di tengah derasnya kritik publik, sebuah unggahan lama dari Shin Jae Won, putra mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, kembali viral di media sosial.
BACA JUGA:Kevin Diks Pilih Bangkit, Fokus Antar Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
Unggahan tersebut berisi kekecewaan mendalam atas perlakuan federasi terhadap sang ayah yang diberhentikan dari kursi pelatih kepala.
Kalimat yang menantang masa depan Timnas Indonesia tanpa Shin Tae-yong kini dianggap relevan oleh banyak pihak.
Sejumlah pengamat menilai performa Timnas Indonesia pasca kepergian Shin Tae-yong belum menunjukkan stabilitas.
Kepercayaan publik terhadap federasi pun disebut berada di titik terendah, tercermin dari banjir komentar pedas warganet di media sosial resmi Timnas Indonesia.
BACA JUGA:Inovator Andal Hasilkan Terobosan Bermanfaat
Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di bawah asuhan Indra Sjafri menjadi pukulan ganda setelah hasil mengecewakan tim senior pada Oktober lalu.
Meski pemerintah menargetkan medali perak di SEA Games 2025, target minimal tersebut tetap gagal diraih.
Dua kegagalan besar di penghujung tahun ini menjadi alarm keras bagi sepak bola nasional.
Evaluasi menyeluruh dinilai mutlak diperlukan agar Timnas Indonesia mampu bangkit dan menatap 2026 dengan arah pembinaan yang lebih jelas dan konsisten.