Menjaga Diri dari Pergaulan Bebas
Menjaga Diri dari Pergaulan Bebas--ilustrasi_net
Menjaga Diri dari Pergaulan Bebas
Oleh : Ust. Muliadi Mangku Anom (Pengasuh Qolbu Koran Pagaralam POS)
KORANPAGARALAMPOS.COM - Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pergaulan adalah bagian dari kehidupan manusia. Sebagai makhluk sosial, kita tentu tidak bisa hidup sendiri.
Orang individualis sekalipun tetap butuh orang lain dan harus bergaul dengan orang-orang di sekitarnya.
BACA JUGA:Wujud Solidaritas Bagi Saudara Terdampak Bencana
Namun, dalam Islam, ada batasan-batasan yang harus dijaga agar pergaulan tidak membawa kepada dosa dan kehancuran.
Allah SWT pun telah mengatur sedemikian rupa tentang bagaimana umat Islam bergaul.
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya. Demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang mereka perbuat.” (QS. An Nur: 30)
Di ayat berikutnya juga dijelaskan bahwa perempuan pun harus menjaga pandangannya, kemaluannya, dan dilarang memperlihatkan bagian tubuhnya (aurat) kepada mereka yang bukan mahram.
BACA JUGA:Ajang Sport Tourism, Angkat Nama Pagar Alam
Aturan ini dibuat bukan untuk mengekang, tapi justru menjaga kehormatan manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Akan tetapi, tak bisa dipungkiri bahwa di zaman sekarang aturan tersebut sudah banyak dilanggar.
Pergaulan bebas, seperti pacaran, bercampur baur tanpa batas antara laki-laki dan perempuan, serta perilaku yang mengikuti gaya hidup bebas, semuanya kini dianggap sebagai hal yang normal, padahal itu adalah pintu menuju kerusakan akhlak dan bahkan kehancuran masa depan.
Pergaulan bebas bisa menjerumuskan kita ke dalam zina, narkoba, tawuran, hingga hilangnya rasa malu dan harga diri. Lalu bagaimana cara menjaga diri dari pergaulan bebas?