Tingkatkan Nilai Tambah Produk Sayuran
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Sayuran--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Mahasiswa Institut Teknologi Pagar Alam (ITPA) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian kepada Masyarakat ke-IV di berbagai wilayah Kota Pagar Alam.
Salah satu lokus kegiatan adalah Desa Talang Darat, Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara, yang menjadi tempat bagi kelompok KKN ITPA untuk menjalankan program pengabdian selama kurang lebih 40 hari, terhitung sejak 6 Oktober 2025.
Kelompok KKN yang berada di Desa Talang Darat mengusung tema “Inovasi Dimsum Ekstrak Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) untuk Nilai Tambah Produk Sayuran Desa”, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk olahan hasil pertanian lokal.
BACA JUGA:BPBD Kota Pagaralam Gelar Edukasi dan Simulasi Kebakaran Pada Pelajar
Anggota Kelompok 10 KKN ITPA, Wan Adiyat Sya’ban, didampingi Dewi Permata Sari, menjelaskan bahwa program kerja mereka mencakup beragam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan, kreativitas warga, serta edukasi sosial bagi masyarakat desa.
“Program kerja yang kami jalankan sangat bermanfaat karena tidak hanya berfokus pada kebersihan dan perbaikan fasilitas umum, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta pemahaman sosial masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA:Air Jernih
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi: Kunjungan ke kebun sawi milik warga, Pembersihan lapangan voli dan kegiatan Jumat Bersih, Sosialisasi anti-bullying, Pemanfaatan limbah botol bekas, Pembuatan dimsum sawi, Pembuatan kotak sampah dan pemasangan nomor rumah, Pembagian kalender dan pemasangan spanduk warung.
Menurut Wan Adiyat, kegiatan-kegiatan tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat, serta membantu mendorong kemandirian desa melalui inovasi dan kolaborasi.
Salahsatu program unggulan adalah pembuatan dimsum sawi, yang menghasilkan dampak signifikan bagi warga.
BACA JUGA:KPK Minta Sumsel Perkuat Tata Kelola untuk Cegah Praktik Korupsi
Masyarakat kini mendapatkan pengetahuan baru mengenai diversifikasi olahan sayuran lokal, khususnya sawi yang sebelumnya hanya dipasarkan dalam bentuk mentah.
Kegiatan ini juga melahirnya produk dimsum sawi yang sehat, menarik, dan memiliki prospek usaha rumahan.
Ibu-ibu dan remaja desa terlihat antusias, karena olahan tersebut berpotensi menjadi produk unggulan yang dapat dipasarkan di sekolah, pasar, hingga kegiatan desa.