Cuaca Ekstrem, BPBD Pagar Alam Imbau Warga Waspada Longsor dan Pohon Tumbang
Cuaca Ekstrem, BPBD Pagar Alam Imbau Warga Waspada Longsor dan Pohon Tumbang--doc/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kota Pagar Alam tengah menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang disertai hujan deras dan angin kencang. Menyikapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagar Alam mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan bencana seperti sekitar Lematang dan Liku Endikat.
Kepala BPBD Kota Pagar Alam, Jon Hasman, S.IP., M.M., melalui Sekretaris Badan, Handra, S.T., menjelaskan bahwa saat ini Pagar Alam memasuki masa pancaroba, di mana perubahan cuaca bisa terjadi secara mendadak dan ekstrem.
BACA JUGA:Diterpa Angin Kencang, Ranting Pohon Tumbang Tumbang ke Jalan
“Terkadang hujan deras datang disertai angin kencang, dan kondisi seperti ini sangat berpotensi menimbulkan bencana seperti longsor dan pohon tumbang,” ujarnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar lebih aktif melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengancam keselamatan, seperti pohon tumbang atau tanah longsor, agar dapat segera ditangani oleh petugas di lapangan.
“Warga bisa langsung menghubungi BPBD untuk penanganan cepat.
Respons cepat dari masyarakat akan sangat membantu upaya kami dalam menjaga keselamatan bersama,” tambah Handra.
BACA JUGA:Tekankan Kekompakan ASN, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Selain itu, masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di jalan-jalan yang dikelilingi pepohonan besar atau di daerah perbukitan.
Langkah-langkah pencegahan sederhana, seperti memangkas dahan pohon yang rawan patah atau memperhatikan kondisi drainase di sekitar rumah, juga sangat penting dilakukan.
“Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci dalam mengurangi risiko bencana.
BACA JUGA:Petakan Kompetensi, Dorong Peningkaan SDM ASN
Dengan kewaspadaan dan langkah pencegahan yang tepat, kita bisa meminimalkan dampak cuaca ekstrem serta menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” tutup Handra.