Bukan Mitologi, Temuan 6 Warisan Ini Bukti Kerajaan Jenggala Pernah Ada

Peninggalan kerajaan Jenggala dan peninggalannya--Net

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pada tahun 1042, Raja Airlangga memisahkan Kerajaan Kahuripan menjadi dua bagian.

Kerajaan Jenggala, yang ibukotanya berada di Kahuripan, diberikan kepada putranya, Mapanji Garasakan, sementara Kerajaan Panjalu atau Kediri yang berpusat di Daha diserahkan kepada Sri Samarawijaya, saudaranya.

Lokasi Kerajaan Jenggala saat ini terletak di area Sidoarjo, Jawa Timur.

Sejarah Kerajaan Jenggala berakhir pada tahun 1135, saat ditaklukkan oleh Kerajaan Kediri, karena pemisahan kerajaan oleh Airlangga tidak berhasil mencegah konflik di antara mereka sendiri.

BACA JUGA:Kerajaan Saba Runtuh karena Kesombongan? Ini Fakta dan Peringatannya

Dari kurang lebih sembilan dekade pemerintahan, peninggalan Kerajaan Jenggala yang ditemukan sangat sedikit.

1. Prasasti Turun Hyang II

Prasasti Turun Hyang II merayakan pemberian anugerah tambahan kepada masyarakat Desa Turun Hyang.

Sebelumnya, dalam Prasasti Turun Hyang I, telah dicatat bahwa mereka mendapatkan anugerah dari Raja Airlangga.

BACA JUGA:Keren! Kerajaan Ini Bikin Pasukan Hanya dari Tanah Liat

Desa Turun Hyang diberikan anugerah kembali karena kontribusi mereka dalam membantu Mapanji Garasakan, raja pertama Kerajaan Jenggala.

Angka-angka pada prasasti ini hanya dapat dibaca sebagian.

Akan tetapi, para ahli meyakini bahwa angka tersebut mengacu pada tahun 966 Saka atau tahun 1044 Masehi.

2. Prasasti Kambang Putih

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan