Rokok Kretek vs Filter: Mana yang Lebih Berbahaya untuk Kesehatan?

Perbandingan antara rokok kretek dan rokok filter dalam hal dampaknya terhadap kesehatan.--Net

KORANPAGARALAMPOS.COM - Banyak orang mulai membahas perbandingan antara rokok kretek dan rokok filter dalam hal dampaknya terhadap kesehatan.

Pasalnya, efek negatif dari merokok diyakini dapat mengakibatkan kematian.

Menurut WHO, rokok tetap menjadi salah satu penyebab kematian dengan angka yang terus meningkat.

Di seluruh dunia, setidaknya 8 juta orang kehilangan nyawa setiap tahun akibat produk tembakau.

BACA JUGA:Rokok Amputasi

Jadi, di antara kedua jenis rokok tersebut, mana yang lebih membahayakan kesehatan?

Perbedaan antara rokok kretek dan filter

Kementerian Kesehatan mendeskripsikan rokok kretek sebagai rokok yang terbuat dari tembakau yang dihancurkan, dicampur dengan cengkih, dan digulung menggunakan kertas rokok.

Rokok ini mudah dikenali lewat aroma dan rasanya yang unik, serta suara ‘kretek’ yang muncul saat cengkih dibakar.

Rokok kretek tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga sudah menyebar ke berbagai negara.

BACA JUGA:Tekad Kuat Berhenti Merokok, 7 Langkah Sukses yang Bisa Dicoba

Berdasarkan riset dari Litbang Kemenkes RI, jumlah ekspor tertinggi terjadi pada 1984, mencapai 703 ton atau setara dengan 470 juta batang rokok. Di luar negeri, rokok kretek dikenal sebagai clove cigarette.

Sementara itu, rokok filter dilengkapi dengan penyaring di bagian ujungnya, yang mengurangi jumlah zat berbahaya yang terhisap.

Menurut informasi dari Longwood University, di Amerika Serikat, 95 persen filter rokok terbuat dari selulosa asetat, yang memiliki serat lebih halus daripada benang, berwarna putih, berbentuk seperti kapas, dan tersusun rapat sebagai penyaring.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan