Ngga Nguras Kantong! 3 Langkah Sederhana Merawat Transmisi Motor Matic

Cara merawat transmisi matic sebenarnya mudah, dan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana yang tidak menguras kantong--Net

KORANPAGARALAMPOS.COM - Transmisi otomatis, yang sering kita sebut matic, memberikan kenyamanan berkendara yang luar biasa, terutama di tengah hiruk-pikuk kota seperti Pagar Alam.

Namun, meski menawarkan kemudahan, sistem transmisi ini memerlukan perawatan khusus agar dapat bertahan lama dan tidak mengeluarkan biaya tinggi di masa depan.

Merawat transmisi matic sebenarnya mudah, dan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana yang tidak menguras kantong.

1. Cek serta Ganti Oli Transmisi Secara Berkala

Ini adalah bagian paling penting dalam merawat transmisi matic.

Oli transmisi (ATF) berfungsi sebagai pelumas, pendingin, dan media pengalir tenaga.

Seiring waktu dan penggunaan, kualitas oli akan menurun, terkontaminasi kotoran, dan kehilangan viskositas.

Pengecekan Berkala: Lakukan pemeriksaan level oli transmisi secara rutin, sebaiknya setiap 5. 000-10. 000 km atau minimal sebulan sekali.

Pastikan kendaraan dalam keadaan hangat (setelah dijalankan beberapa menit) dan terparkir di permukaan yang datar.

Tarik dipstick oli transmisi (yang biasanya berwarna merah atau kuning), bersihkan, masukkan kembali, kemudian tarik lagi untuk memeriksa levelnya.

Pastikan berada di antara tanda 'min' dan 'max'.

Perhatikan pula warna oli; oli yang baik seharusnya berwarna merah cerah, bukan cokelat gelap atau hitam.

Penggantian Oli: Ikuti petunjuk dari pabrikan mengenai jadwal penggantian oli transmisi, biasanya berkisar antara 40. 000-80. 000 km, bergantung pada jenis kendaraan dan cara pemakaian.

Jangan menunda penggantian karena oli yang kotor dan usang dapat menyebabkan gesekan berlebih, panas berlebihan, dan kerusakan pada bagian dalam transmisi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan