Beras Murah Polres Pagar Alam Tahap II Diserbu Warga

PASAR MURAH: Tahap II Gerakan Pangan Murah (GPM) Operasi Pasar Murah Bahan Pokok Beras. --pagaralam pos

KORANPAGARALAMPOS.COM - Antusiasme tinggi masyarakat terlihat jelas di Simpang Empat Padang Karet saat Polsek Pagaralam Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahap II. Program ini merupakan respons nyata kepolisian, bekerja sama dengan Bulog, untuk membantu warga di tengah melonjaknya harga beras di pasaran.

Menurut Kapolsek Pagaralam Selatan, IPDA Andi Wijaya SE, yang mewakili Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, sistem penjualan pada tahap ini sama dengan tahap sebelumnya.

Setiap Kepala Keluarga (KK) dibatasi maksimal pembelian 10 kg beras dan minimal 5 kg dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Beras Bulog kualitas premium ini dijual seharga Rp 11.800 per kg, jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran yang berkisar Rp 13.000 hingga Rp 15.000 per kg. Selisih harga yang signifikan, hingga Rp 4.000 per kg, membuat program ini sangat diminati.

BACA JUGA:Sekilas Sama, Tapi Charger Asli dan Palsu Beda Jauh Dampaknya

Suksesnya GPM Tahap I menjadi alasan kuat dilanjutkannya GPM Tahap II. Total, sudah 2 ton beras atau 400 karung (masing-masing 5 kg) ludes terjual dalam dua tahap ini, melayani 275 KK. Rinciannya, 1 ton terjual di Tahap I kepada 125 KK dan 1 ton lagi di Tahap II kepada 150 KK.

Tingginya antusiasme warga terlihat dari habisnya stok dalam waktu singkat.

Banyak masyarakat yang datang terlambat dan tidak kebagian beras. Hal ini menunjukkan betapa besar manfaat yang dirasakan warga.

Masyarakat pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Pagar Alam, jajaran polsek, dan Bulog atas inisiatif ini.

BACA JUGA:Petani India Kini Dibantu Drone untuk Panen Lebih Melimpah

Mereka berharap, kegiatan operasi pasar murah ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin, tidak hanya untuk beras, tetapi juga untuk bahan pokok lainnya, demi memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi semua. (Do19)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan