Siapa Sebenarnya Penghuni Gunung Padang? Simak Disini Jawabannya

Siapa Sebenarnya Penghuni Gunung Padang? Simak Disini Jawabannya--

KORANPAGARALAMPOS.COM - Situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, kerap memicu perdebatan dan misteri. Di balik struktur batu yang menakjubkan, muncul pertanyaan besar: suku apa yang sebenarnya membangun dan menempati situs kuno ini?

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, para arkeolog dan sejarawan sepakat bahwa Gunung Padang adalah peninggalan dari kebudayaan megalitikum.

Kebudayaan ini adalah istilah umum untuk periode prasejarah di mana manusia mulai membangun struktur dari batu-batu besar, bukan merujuk pada satu suku atau kelompok etnis tertentu.

Masyarakat dari era megalitikum memiliki ciri-ciri kepercayaan yang kuat, seperti:

BACA JUGA:Mengapa Penelitian di Situs Gunung Padang Sempat Terhenti? Ternyata Ini Alasannya

Pemujaan terhadap roh leluhur: Mereka membangun struktur batu besar, seperti punden berundak dan menhir, yang dipercaya sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan roh nenek moyang.

Kepercayaan akan tempat tinggi: Mereka meyakini bahwa roh leluhur bersemayam di tempat-tempat yang lebih tinggi, sehingga situs-situs peribadatan dibangun di puncak bukit atau gunung.

Dengan demikian, Situs Gunung Padang adalah bukti fisik dari keyakinan dan ritual peradaban prasejarah tersebut.

Para pembangunnya adalah nenek moyang dari beragam kelompok etnis yang mendiami Nusantara saat ini, bukan suku tunggal yang namanya bisa kita sebutkan secara spesifik.

BACA JUGA:Eksplorasi Keunikan Gunung Patah, Keanekaragaman Hayati dan Kisah Suku Sindai

Keterkaitan dengan Suku Sunda

Meskipun tidak ada bukti langsung yang mengaitkan pembangunan Gunung Padang dengan Suku Sunda modern, para ahli menemukan kaitan budaya yang kuat.

Konsep spiritual dalam kebudayaan Sunda yang mengenal istilah "parahyangan" (tempat para hyang atau leluhur) sangat selaras dengan fungsi Gunung Padang sebagai tempat pemujaan di dataran tinggi.

Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya kesinambungan tradisi dari masyarakat prasejarah hingga nenek moyang Suku Sunda.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan