Google Advertisement Below

Siapa Berhak Atas Tanah Golan? Tanah Subur Yang Terus Bersengketa

Siapa Berhak Atas Tanah Golan? Tanah Subur Yang Terus Bersengketa-net-kolase

KORANPAGARALAMPOS.COM - Dataran Tinggi Golan adalah wilayah yang memesona sekaligus menyimpan sejarah panjang penuh ketegangan dan kontroversi. 

Terletak di perbatasan antara Israel dan Suriah, wilayah ini telah menjadi titik sengketa sejak Perang Enam Hari pada tahun 1967, ketika Israel merebut Golan dari Suriah. 

Hingga kini, Golan tetap menjadi simbol konflik tak berujung di kawasan Timur Tengah.

Secara geografis, dataran tinggi ini membentang sekitar 60 kilometer di selatan Damaskus. 

BACA JUGA:Daya Tarik Wisata Dataran Tinggi Sumsel dengan Udara yang Sejuk

Dikelilingi oleh Sungai Yarmouk di selatan, Laut Galilea di barat, serta berbatasan dengan Lebanon dan Yordania, Golan menawarkan lanskap berbatu, pegunungan vulkanik, dan tanah subur yang sangat cocok untuk pertanian. 

Gunung Hermon menjadi titik tertinggi, dengan ketinggian mencapai 2.814 mdpl.

Namun, bukan hanya keindahan alam dan tanahnya yang subur yang membuat Golan sangat penting. 

Wilayah ini juga merupakan sumber air vital. 

BACA JUGA:Damaskus, Jantung Peradaban Dunia yang Terus Dihuni Manusia

Sungai-sungai yang mengalir dari Golan, seperti Hasbani dan Jordan, menyuplai kebutuhan air bersih bagi Israel. 

Tak heran jika Israel memandang Golan sebagai aset strategis, baik dari sisi militer, sumber daya, maupun sejarah keagamaan.

Secara hukum internasional, wilayah ini masih diakui sebagai bagian dari Suriah. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google