Kongres Bali
Disway--Pagaralam Pos
BACA JUGA:Teknologi Gila, Printer 4D Bisa Bikin Benda yang Berubah Seiring Waktu
Sulit membayangkan dua tokoh itu bisa kembali ke bawah tanah: menghadapi penderitaan hidup --secara fisik maupun ekonomi.
Tentu Puan masih ingat derita yang dialami Mega --ibunyi. Zaman itu saya beberapa kali satu mobil dengan Puan --yang masih terlihat remaja, berada di mobil bagian belakang konvoi Megawati. Dia tahu persis penderitaan ibunyi. Tapi itu sudah lama sekali. Apakah Puan masih bisa kembali ke masa nan lalu seperti itu.
PDI-Perjuangan rupanya lagi memerlukan identitas baru. "Banteng Ketaton" rupanya akan jadi identitas baru itu.(Dahlan Iskan)