Teknologi 6G Mulai Bergerak, Dunia Bersiap Masuk Era Baru Lagi
Teknologi 6G Mulai Bergerak, Dunia Bersiap Masuk Era Baru Lagi--
KORANPAGARALAMPOS.COM - Dunia belum sepenuhnya menikmati jaringan 5G namun geliat teknologi 6G sudah mulai menggema dari berbagai penjuru dunia.
Negara-negara besar seperti China Korea Selatan dan Amerika Serikat kini berlomba menciptakan infrastruktur jaringan generasi keenam yang digadang mampu mentransformasi dunia digital secara lebih revolusioner.
Jika 5G dikenal dengan kecepatan dan latensi rendah maka 6G menjanjikan kecepatan ratusan kali lipat lebih tinggi serta konektivitas cerdas antara manusia mesin dan lingkungan.
Lalu pertanyaannya siapa yang benar-benar siap menyambut era super digital ini.
BACA JUGA:Kerahkan Helikopter dan Teknologi Cuaca
China menjadi negara yang paling agresif dalam mengembangkan teknologi 6G bahkan sejak tahun 2019 mereka sudah meluncurkan satelit uji coba untuk mendukung riset dan pengembangan jaringan tersebut.
Langkah cepat ini tentu bukan sekadar ambisi teknologi melainkan juga upaya menegaskan posisi strategis di peta geopolitik digital global.
Korea Selatan pun tak mau tertinggal melalui Samsung dan LG mereka melakukan riset mendalam tentang standar dan kemungkinan penerapan 6G di tahun 2030.
Amerika Serikat lewat kolaborasi perusahaan teknologi seperti Qualcomm Intel dan Apple juga terus membangun fondasi awal agar tidak tertinggal dalam lomba ini.

Teknologi 6G Mulai Bergerak, Dunia Bersiap Masuk Era Baru Lagi--
Namun bicara soal kesiapan teknologi bukan hanya soal siapa paling dulu memulai tapi juga siapa yang mampu membangun ekosistem digitalnya secara menyeluruh dan merata.
Infrastruktur yang stabil regulasi yang adaptif sumber daya manusia yang siap serta adopsi teknologi berbasis kebutuhan masyarakat menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari.
Bayangkan saja jika 6G benar-benar mampu mengintegrasikan augmented reality virtual reality dan kecerdasan buatan secara simultan maka dibutuhkan perangkat dan sistem pendukung yang sangat kuat serta efisien.
Hal ini tentu akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan termasuk pendidikan kesehatan transportasi hingga industri kreatif.