Mesin Anti Overheat! Ini Rahasia Cek Radiator Motor Bekas Sebelum Beli

Mesin Anti Overheat! Ini Rahasia Cek Radiator Motor Bekas Sebelum Beli-net-

KORANPAGARALAMPOS.COM - Membeli motor bekas memang bisa jadi pilihan menarik, namun ada baiknya kita lebih teliti dalam melakukan pengecekan, terutama pada bagian radiator.

Radiator yang bermasalah dapat menyebabkan mesin overheat dan berujung pada kerusakan fatal seperti jebolnya mesin. Jadi, penting untuk mengetahui cara mengecek radiator motor bekas agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

BACA JUGA:Perlu Diwaspadai! Ini Penyebab Lampu Motor Sering Putus

Periksa Kondisi Fisik Radiator

Langkah pertama adalah memeriksa kondisi fisik radiator. Perhatikan apakah ada penyok, retakan, atau kebocoran pada kisi-kisi radiator.

Penyok atau retakan bisa mengindikasikan bahwa motor pernah mengalami benturan, dan hal ini dapat memengaruhi kinerja pendinginan.

Periksa juga apakah ada tanda-tanda korosi atau karat pada bagian luar radiator, karena ini bisa menjadi indikasi penggunaan air biasa sebagai cairan pendingin, yang dapat merusak sistem.

BACA JUGA:4 Rekomendasi Sepeda Motor untuk Wanita Pemula dan Bertubuh Kecil

Cek Cairan Radiator (Coolant)

Selanjutnya, periksa kondisi cairan radiator (coolant). Buka tutup radiator saat mesin dalam kondisi dingin. Perhatikan warna cairan pendingin.

Cairan pendingin yang sehat umumnya berwarna cerah (biru, hijau, atau merah muda). Jika warnanya sudah keruh, kecoklatan, atau bahkan berlumpur, ini menandakan bahwa coolant sudah kotor atau bahkan bercampur dengan oli, yang merupakan pertanda buruk.

Jangan lupa untuk mengecek volume cairan pendingin. Pastikan berada di antara batas "min" dan "max" pada tabung reservoir. Jika kurang, bisa jadi ada kebocoran atau jarang dilakukan penggantian.

BACA JUGA:Seal Rusak Hingga Benturan Keras, Menguak Penyebab Umum Shock Depan Motor Bocor

Pastikan Tidak Ada Kebocoran

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan