Tragedi kebakaran Terbesar dalam Sejarah Negeri Matahari Terbit
Tragedi kebakaran Terbesar dalam Sejarah Negeri Matahari Terbit-pagaralam pos-kolase
KORANPAGARALAMPOS.COM - Pada tanggal 1 September 1923, Jepang mencatat salah satu babak paling kelam dalam sejarahnya.
Gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah Kanto, termasuk Tokyo dan Yokohama, disusul dengan kebakaran besar yang meluluhlantakkan sebagian besar kota dan merenggut lebih dari seratus ribu nyawa.
Gempa tersebut tercatat berkekuatan 7,9 Skala Richter dan terjadi tepat pada siang hari, ketika banyak orang sedang memasak di rumah mereka yang sebagian besar terbuat dari kayu.
BACA JUGA:Bukan Cuma Pemandangan Indah, Jelajahi Kekayaan Kerajinan Tangan Asli Bromo yang Memukau
Dalam sekejap, kota-kota besar berubah menjadi lautan api.
Percikan api kecil dari rumah, pabrik, hingga instalasi industri dengan cepat menjelma menjadi kobaran dahsyat, dipicu oleh angin topan dan kondisi udara yang sangat kering.
Dalam hitungan jam, Tokyo dan Yokohama dilanda kebakaran yang menyebar tanpa kendali.
Sekitar 60% wilayah Tokyo dan 70% Yokohama rata dengan tanah.
BACA JUGA:Gunung Ini Paling Tinggi Di Eropa, Tapi Paling Mudah Didaki
Total bangunan yang hancur mencapai lebih dari 600.000, dan sekitar 1,9 juta orang kehilangan tempat tinggal.
Beberapa kebakaran terjadi secara bersamaan, dengan titik api muncul dari lokasi-lokasi vital seperti pabrik minyak, rumah penduduk, hingga jalur kereta.
Salah satu tragedi paling menyayat hati terjadi di Rikugun Honjo Hifukusho, tempat ribuan warga berlindung dari kobaran api.
Namun, angin berubah arah dan api melalap tempat itu, membunuh hampir semua orang di dalamnya hanya dalam waktu singkat.