Tarikan Berat Waspada Roda Belakang Motor Seret, Ini Trik Jitu Perbaikannya!
Tarikan Berat Waspada Roda Belakang Motor Seret, Ini Trik Jitu Perbaikannya!-Foto: net -
KORANPAGARALAMPOS.COM - Roda belakang motor yang terasa seret tentu bukan pengalaman yang menyenangkan. Selain membuat laju motor terasa berat dan membuang-buang bahan bakar, masalah ini juga bisa membahayakan keselamatan.
Jika Anda merasakan roda belakang motor Anda berat atau tidak berputar bebas, ada beberapa penyebab umum yang perlu Anda periksa.
Penyebab Roda Belakang Motor Seret
Penyebab utama roda belakang seret biasanya berkaitan dengan sistem pengereman, rantai/V-belt, atau bearing roda.
BACA JUGA:Merawat Mobil Listrik agar Tetap Prima, Ini Panduan Praktis Yang Wajib Diketahui!
Rem Blong/Macat (Terutama Rem Tromol):
Penyetelan Rem Terlalu Kencang: Ini adalah penyebab paling umum pada rem tromol. Jika setelan baut atau mur penyetel rem terlalu kencang, kampas rem akan terus bergesekan dengan tromol meskipun tuas atau pedal rem tidak ditarik.
Kampas Rem Mengembang: Kampas rem yang sudah terlalu tua atau kualitasnya kurang baik bisa mengembang akibat panas, terutama setelah pengereman berulang atau saat cuaca panas. Ini membuat kampas terus menempel pada tromol.
BACA JUGA:Waspadai Asap Putih dari Knalpot Motor, Yuk Kenali Penyebab dan Solusinya!
Per Kampas Rem Lemah/Patah: Per berfungsi mengembalikan kampas rem ke posisi semula setelah pengereman. Jika per lemah atau patah, kampas rem tidak akan menarik diri sepenuhnya dan akan terus bergesekan.
Kabel Rem Seret/Berkarat: Pada rem tromol, kabel rem yang kotor, berkarat, atau sudah aus bisa membuat gerakannya tidak lancar. Akibatnya, kampas rem tidak bisa kembali sempurna.
Piston Rem Macet (Rem Cakram Belakang): Untuk motor dengan rem cakram belakang, piston kaliper rem yang macet atau kotor bisa membuat kampas rem terus menekan piringan cakram.
BACA JUGA:5 Tips Penting Merawat Motor Trail Agar Tangguh di Medan Ekstrem, Ini Dia Tipsnya!
Rantai Terlalu Kencang atau Kering (Untuk Motor Rantai):