3 Cara Ampuh dan merawat Bekas Jerawat Batu

Mengobati dan mencegah timbulnya jerawat batu--Net

Obat ini umumnya digunakan untuk menyasar jerawat batu yang parah.

Retinoid sering dipadukan dengan antibiotik topikal untuk hasil yang lebih baik.

BACA JUGA:Sering Jerawatan di Pipi? Ternyata Ini Penyebab yang Jarang Disadari!

Obat ini biasanya hadir dalam bentuk losion, gel, dan krim.

Selain retinoid, obat oles lain yang juga dipakai untuk mengatasi jerawat batu adalah asam salisilat dan dapsone.

Asam salisilat membantu mencegah terjadinya penyumbatan pada pori-pori, sedangkan dapsone berfungsi untuk jerawat yang mengeluarkan peradangan.

3. Terapi

Selain dari penggunaan obat-obatan, ada beberapa jenis terapi yang dianjurkan untuk mengatasi jerawat batu, yaitu:

BACA JUGA:Apa Sebenarnya yang Tersembunyi di Balik Jerawat di Pipi Kiri? Temukan Jawabannya!

Terapi cahaya.

Pengelupasan kulit atau peeling dengan bahan kimia, contohnya asam salisilat.

Ekstraksi komedo dengan menggunakan alat khusus, baik untuk komedo hitam maupun putih.

Suntikan kortikosteroid langsung ke area jerawat untuk menurunkan peradangan dan mengurangi rasa nyeri yang muncul.

Harap diingat bahwa semua metode pengobatan dan terapi untuk mengatasi jerawat batu yang telah disebutkan di atas harus dilakukan oleh dokter kulit secara langsung.

BACA JUGA:Penggunaan Gel Lidah Buaya untuk Hasil Optimal dalam Perawatan Jerawat!

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan