Seleksi PPPK Tahap II Pemkot Pagar Alam Siap Digelar
Seleksi PPPK Tahap II Pemkot Pagar Alam Siap Digelar--pagaralam pos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota Pagar Alam tengah bersiap menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II pada Sabtu dan Minggu, 17–18 Mei 2025, yang akan dilaksanakan di Golden Sriwijaya, Jakabaring, Kota Palembang. Panitia Seleksi Daerah telah memastikan seluruh kebutuhan teknis dan administratif agar pelaksanaan seleksi berjalan lancar.
Sebanyak 758 orang peserta akan mengikuti seleksi di lokasi tersebut, dengan rincian 50 orang pada sesi 3 hari Sabtu (17/5), kemudian 400 peserta di sesi 1 dan 308 peserta di sesi 2 pada hari Minggu (18/5). Secara keseluruhan, total peserta seleksi PPPK Tahap II Pemkot Pagar Alam mencapai 916 orang, termasuk peserta yang mengikuti ujian di UPT BKN Bengkulu sebanyak 157 orang, dan 1 orang peserta di UPT BKN Yogyakarta.
BACA JUGA:Majestic Show Islam, Panggung Kreativitas dan Spirit Qurani yang Memukau
Menariknya, dari 710 formasi yang dibuka, masih tersisa 129 formasi kosong, mayoritas berasal dari bidang kesehatan dan pendidikan. Hal ini membuka peluang besar bagi peserta seleksi tahap II untuk mengisi kekosongan tersebut.
Pj Sekda Kota Pagar Alam, Dahnial Nasution, menegaskan bahwa peluang masih terbuka meskipun terbatas. “Walaupun kecil, masih ada peluang bagi rekan-rekan kita untuk lolos di tahap kedua ini. Jika tetap tidak lulus dan aturan belum berubah, peserta yang tidak lolos akan tetap diakomodir sebagai PPPK Paruh Waktu,” ujar Dahnial saat memimpin rapat persiapan seleksi di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam pada Rabu pagi (14/5/2025).
BACA JUGA:Terancam Tidak Bisa Bermain Hingga Akhir Musim
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mempersiapkan diri secara matang, termasuk memastikan seluruh dokumen administrasi seperti E-KTP bisa terbaca dan teridentifikasi saat pelaksanaan ujian.
Seleksi PPPK ini menjadi peluang penting bagi putra-putri daerah untuk mengabdi kepada negara, sekaligus menjawab kebutuhan akan tenaga profesional di sektor publik, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan yang masih kekurangan SDM. Pemerintah berharap pelaksanaan seleksi berjalan lancar dan menghasilkan ASN yang kompeten dan berdedikasi tinggi.