Dolar makin gagah,rupiah makin merana?

Nilai rupiah merana--

PAGARALAMPOS.COM - Belum sempat move on dengan kenaikan harga beras, malah dikasih kabar turunnya hargarupiah.

Tapi sebenarnya apa arti bagi kita sebagai masyarakat? Apakah hanya sekedar angka dipasar uang atau malah menjadi pengaruh untuk ekonomi kita?

Akhir-akhir ini Indonesia dikejutkan dengan adanya berita penurunan harga nilai rupiah. Nilairupiah menyentuh Rp.17 ribu per dolar AS.

Sejak pengumuman penerapan tarif imporataureciprocal tariffs terhadap banyak negara oleh Donal Trump sebagai presiden Amerika Serikat.

BACA JUGA: Peyebab Harga Bitcoin Turun, Dolar VS Bitcoin !

Indonesia dikenakan tarif bea impor sebesar 32 persen. Hal ini menjadi perbincangan serius, dipasar uang.

Mungkin sebagian warga tidak mengetahui dengan permasalahan hangat ini dan tiba-tiba membuat dompet kering. Barang impor jadi lebih mahal, BBM bisa saja naik drastis, danongkos dalam negeri pun ikutan menderita.

Obrolan tongkrongan yang sebatas “harga minyakgoreng sekarang naik" rupanya itu dampak dari penurunan nilai rupiah.Berarti disini siapa yangmerasakan dampaknya? Ya,pastinya kita juga.

Beberapa negara juga sudah melakukan perlawanan untuk menyikapi hal ini. Tapi bagaimanadengan Indonesia, apakah melakukan perlawanan yang sama?Untuk menjaga kestabilan rupiah, dikutip dari Tempo.co, Jakarta.

BACA JUGA:BREKINGNEWS: Dolar vs Bitcoin: Fakta Menarik yang Harus Anda Ketahui!

Bank Indonesia melakukanupaya melalui optimalisasi instrumen triple interventation atau tiga intervensi.

Antara lainintervensi di pasar valuta asing pada transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable forward(DNDF) serta surat berhsrga negara sekunder.

Lalu, sebenarnya apa yang menjadi penyebab turunnya nilai rupiah?Turunnya nilai rupiah itu bukan kejadian yang tiba-tiba.

Salah satu penyebab turunnya nilairupiah itu karena tidak seimbangnya pasar global.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan